“terserah
kau saja aku akan kembali untuk melihat Elsa....” belum selesai Josh berbicara
tiba2 aku menarik tangannya dan mengambil anak panah dengan cepat dan
melesatkannya ke kepala salah satu Zombie yang ingin menerkam Josh. “Josh kau
tidak apa2 ?” tanya ku sambil melihat keadaan Josh namun saat aku melihatnya
dan ternyata tanpa aku sadari kaki kiriku telah digigit oleh Zombie dan rasanya
sakit seperti mati rasa.
“Josh..
bagaimana ini aku digigit zombie?” tanyaku dengan nada bingung
“tenanglah
karena aku akan menyelamatkanmu, naiklah aku akan mengendongmu”
“bagaimana
dengan Elsa?” tanyaku dan sepertinya keringatku sudah mulai mengucur dan
membuat sekujur tubuhku basah
“tapi
bagaimana jika aku meninggalkan kau dengan Elsa dan ketika kau berubah nanti
kau juga akan menggigit Elsa, apakah kau mau itu terjadi?”
Keadaan
mulai menggila tiba2 darah keluar dari hidungku dan sepertinya perubahanku
menjadi zombie sungguh cepat
“jika kau
menyelamatkan aku dan kita meninggalkan Elsa sendirian dihutan apa itu tidak
masalah? Uhuk.. uhuk.. jika aku berubah nanti tolong selamatkan Elsa dan tolong
bunuh aku sebelum aku menyerang kalian” jelasku sambil mengelap darah yang ada
di hidungku
“sudah
jangan banyak bicara, semakin kau banyak berfikir akan semakin cepat kau
berubah makannya tadi aku menyuruhmu untuk tenang” katanya sambil menggendongku
dan berlari
Sepanjang
perjalanan aku hanya memikirkan Elsa dan aku mulai kehilangan kesadaran ku dan
aku tidak bisa merasakan seluruh tubuhku.
Tiba2 Josh
berhenti pandanganku sudah kabur dan samar2 aku melihat Josh membuka toples
yang didalamnya terdapat cairan biru dan sepertinya aku pernah melihatnya lalu
Josh menyuruhku meminum cairan itu tapi bibirku sungguh kaku jadi aku
memaksakan diri untuk kuat dan tetap bertahan jadi tetes demi tetesan cairan
itu masuk ke dalam tubuhku dan aku merasakan sakit yang amat luar biasa tapi
sayang aku tidak bisa mengeluarkan suaraku karena tenggorokan ku terasa seperti
tercekek dan seketika aku merasa detak jantungku melemah. “Josh... pergilah....
selamatkan Elsa...aku mohon” pintaku dengan suara samar2, seketika aku merasa
tak bernyawa lagi tapi aku masih bisa mendengar suara Josh memanggil namaku.
Yang aku
rasakan adalah cairan biru itu perlahan mulai menyebar ditubuhku dan itu membuat
detak jantungku semakin lemah. Detak jantungku semakin lemah dan bahkan
sekarang tidak terasa.
Apakah aku
akan meninggal di waktu yang seperti ini? Disaat aku belum bisa menyelamatkan
Elsa? Tuhan tolong berikan aku kesempatan sekali lagi!! Dan Save HER!
1
hari.......
2
hari.......
3 hari....
Dan sudah
seminggu Hanna tidak bangun juga
Pada malam
hari di hari ke sembilan Hanna tidak sadarkan diri dan detak jantungnya tak
kunjung kembali. Dan kemudian muncullah bulan purnama dan seketika tubuh Hanna
mengelurkan cahaya biru dan hal itu hanya disaksikan oleh Josh dan Elsa yang
sudah sadar terlebih dahulu. Tubuh Hanna benar2 bersinar dan terdengar detak
jantung dari tubuhnya yang berlahan pulih.
Gerhana
bulan pun telah berlalu dan ini adalah saat Josh memberikan cairan biru itu
lagi di bagian luka yang digigit oleh Zombie dan seketika luka itu sembuh .
2 JAM...
3 jam Josh
akhirnya menyerah dan memutuskan untuk masuk kedalam gubuk terlebih dahulu.
“Josh kau tidak boleh menyerah! Hanna pasti akan kembali. Kalau kau tidak mau
menunggunya biar aku saja yang akan menunggunya” kata Elsa. Josh hanya menunduk
dan masuk kedalam gubuknya itu.
Tiba-tiba
Hanna membuka matanya dan mengeluarkan cahaya biru lalu cahaya itu padam dengan
sendirinya dan Hanna segera sadar.
“Hanna kau
kah itu?” tanya Elsa
“Elsa?”
kataku melihat dengan samar “Elsa kau selamat? Bagaimana bisa?”
“Hanna apa
yang kau rasa kan? Apakah ini benar2 kau?” tanya Elsa seperti tidak percaya
kalau aku masih hidup.
“aku
merasa baik, iya Elsa ini aku Hanna kakak mu. Ada apa sih dengan mu? Memangnya
aku pingsan baru berapa jam sih sampai kau melihatku seperti habis melihat
mayat hidup” tanyaku sambil mengodanya sedikit. Dan Elsa menjawab hanya dengan
anggukan saja. “apa maksudmu? Aku benar benar tidak mengerti” tanyaku yang
sungguh penasaran dan ingin segera mendapat sebuah penjelasan dari Elsa namun
Josh keburu datang dan menghampiri kami, awalnya Josh keluar dengan muka yang
terlihat shock tapi lama2 mukanya menjadi senang. “hi Josh, kenapa kamu
terlihat sangat gembira?” tanyaku
“itu
karena kau sudah siuman setelah 9 hari lamanya haha”
“9 hari?
Seperti mati saja”
“memang...
ups” Elsa bicara dengan polos
“maksudnya
?” Tanya ku
“ahh
sudahlah lupakan saja, Elsa tadi hanya bercanda” kata josh
Setelah
aku sadar dari pingsan yang begitu lama akhirnya aku bisa kembali seperti dulu
walaupun aku merasa setiap kali aku merasa emosi ada yang salah dengan tubuhku
dan aku memutuskan untuk mengabaikan rasa itu.
Akhirnya
pagi pun tiba Josh mengantar aku dan Elsa kembali ke truk kami namun saat aku
kembali truk itu sudah menghilang entah kemana. Lalu pada saat itu aku menjadi
kesal tak terkendali karena menurutku semua ini tidak masuk akal dan seperti
mimpi bagiku, pada saat itu pun sesuatu yang sungguh mustahil terjadi yaitu....
TO BE CONTINUE...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar