Jumat, 09 Mei 2014

Save Her !!!





Kami pun berpencar mencari Elsa agar lebih cepat namun aku fikir berpencar adalah ide yang buruk tapi mau bagaimana lagi ini semua demi Elsa.
Di saat aku sedang mencari Elsa aku menemukan sebuah gubuk jadi aku berfikir kalau Elsa mungkin saja ada disitu dan aku pun memutuskan untuk masuk kedalam gubuk itu.
“ Elsa.. Elsa..where are you?”
Aku pun mencari stopkontak untuk menyalakan lampu dan saat aku menyalakan lampu ruangan itu benar2 berantakan dan tak ada siapapun disitu. Aku pun melihat sebuah darah yang terlihat masih segar dan memutuskan untuk segera meninggalkan gubuk itu. Saat aku membuka pintu aku melihat seorang pria membawa daging rusa yang masih utuh dan berjalan kearah gubuk dan aku tidak jadi keluar dan segera bersembunyi di dalam lemari, jantungku berdebar hebat karena aku takut dibunuh atau semacamnya. Aku melihat pria itu dari celah dilemari dan aku mendengar suara anak kecil yang sangat familiar.
“Josh maukah kau mengantarku kembali ke kakak ku?” pinta anak itu
“tunggulah sebentar gadis kecil, tadi siapa namamu?” tanya pria itu
“namaku Elsa, kenapa kamu.....”
Aku pun keluar dari lemari ketika menyadari kalau gadis kecil itu Elsa dan segera memeluknya.
“Elsa kenapa kau pergi? Aku sangat mengkhawatirkanmu” tanyaku dengan nada khawatir
“kak Hanna?” ekspresi Elsa seperti shock dan tangisnya pun pecah
“ iya Elsa ini kak Hanna, kamu kenapa pergi tadi?” memeluknya lebih erat
“ aku tadi kebelet pipis kak jadi aku pergi duluan deh tanpa bilang siapa2 tapi taunya aku malah tersesat dan kemudian aku bertemu dengan Josh dia baik sekali loh kak” jelas Elsa
“Terima kasih karena telah menyelamatkan adikku Elsa, maaf karena tidak bisa membalas kebaikan mu”
“tidak masalah, membalas kebaikanku? Kau bisa membalas kebaikanmu sekarang juga.” Kata pria itu dengan nada berat
“apa itu?” tanyaku dan mulai khawatir
“ apakah kau punya sekantung gandum dan sekotak telur?” tanya pria itu dengan nada yang lebih baik
“punya tapi mungkin kalau telur tidak sekotak tapi hanya 4butir, apakah kau mau?”
“jika hanya itu yag kau punya kenapa tidak, baiklah aku ambil”
“baiklah ayo ikuti aku kembali ke trukku” pintaku
“ini sudah hampir gelap sebaikknya besok saja karena sangat berbahaya malam hari di hutan ini” jelas pria itu
“tapi bagaimana dengan paman ku? Dia pasti telah menungguku dan Elsa”
“paman mu tidak mungkin selamat dihutan selatan karena disitu terkenal dengan sekumpulan makhluk mistis dan setiap orang yang kesana pasti tidak akan kembali dan kau tenang saja trukmu akan selamat selama truk itu masih berada di jalanan dan tidak didalam hutan” jelas pria itu lagi
“ jadi Uncle Bob ga akan selamat? Lalu apa yang harus aku katakan pada Billy? Hanya Uncle Bob yang Billy punya, bagaimana ini aku telah berdosa terhadap Billy” aku pun menangis dan pingsan.


Aku pun mulai membuka mata samar2 aku melihat Elsa telah tidur disampingku dan wajah malaikat itu sangat membuatku tenang. Kemudian seorang pria datang membawakan segelas air kepadaku, aku pun menjadi bingung tak terkendali dan aku segera mengambil senjataku yang diberikan oleh Billy.
“siapa Kau? “ tanyaku dengan menodongkan senjata
“hi calm down, aku yg telah menyelamatkan Elsa, apakah kau ingat?” pria itu berkata sambil menurunkan senjataku perlahan
“ohh kau iya iya aku ingat” kataku sambil menyingkirkan senjataku dari hadapannya
“apakah kau baik2 saja? Sepertinya benturan tadi sedikit keras”
“ benturan? Ohh iya jam berapa sekarang dan dimana Uncle Bob?” tanyaku dengan panik dan aku membangunkan Elsa
“kak, Uncle Bob telah.....



TO BE CONTINUE...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar