Jumat, 09 Mei 2014

Save Her !!





Pagi pun tiba Elsa dan Aku segera berangkat menuju halte untuk menemui paman Bob.  Seketika aku teringat ucapan Billy bahwa ada sesuatu yang tak beres diluar sana tapi aku memberani kan diri untuk pergi kekota. Setelah sampai dihalte aku melihat paman Bob sudah menunggu dengan truknya yang tidak terawat. “uncle Bob!” teriak Elsa “Elsa sebaiknya pelankan suaramu!” perintahku kepada Elsa “ maaf kakak hehe” katanya dengan nada cengengesan “uncle Bob berapa lama perjalanan kita ke kota?” tanyaku, lalu paman Bob menjelaskan “ 2 jam jika tidak menemui hambatan, jika menemui hambatan kita terpaksa jalan karena terlalu berbahaya menaiki mobil butut ini”  lalu Elsa memeluk paman Bob dan berkata “hambatan seperti apa uncle? Apakah sangat berbahaya? Aku takut uncle!” kemudian paman Bob membalas pelukan Elsa “tenanglah Elsa semuanya akan baik2 saja selama ada uncle disini” Lalu kami bergegas karna hari sudah mulai terik. Sepanjang perjalanan benar2 terasa sangat sunyi tak terlihat hewan atau manusia sekali pun.


Mobil paman Bob tiba2 berhenti dan saat aku melihat Elsa ternyata dia sudah tertidur jadinya aku langsung menghampiri paman Bob
“ Uncle kenapa tiba2 berhenti? Memangnya kita sudah sampai?” tanyaku seperti berbisik
“kita istirahat sebentar uncle lelah dan seperti agi dan gusinya panas jadi harus di diamkan dulu, kamu tidak keberatankan kalau harus menunggu 1-2 jam untuk uncle istirahat dan mendinginkan mobil ini?” jelas paman Bob
“baiklah Uncle, apakah perjalananya masih jauh?” tanyaku
“sebenarnya sudah sedikit lagi tapi Uncle sungguh lelah” jelasnya
“baiklah kalau begitu Uncle istirahatlah aku akan masuk kedalam truk menemani Elsa”

Lalu saat aku kembali ke dalam truk aku melihat Elsa sudah terbangun
“apakah aku membangunkanmu Elsa?” tanyaku
“tidak kak, apakah kita sudah sampai?”
“belum Elsa kita hanya menepi untuk istirahat, sebaiknya kamu kembali tidur”
“baiklah kak tapi temani aku ya” pinta nya
Aku hanya mengangguk dan bernyanyi lagu kesukaan nya. Tiba2 aku mendengar suara dari semak2 yang membuatku sangat penasaran dan menghampirinya. Saat aku menghampirinya ternyata seekor kelinci tapi ini bukan seperti kelinci biasa, kelinci ini seperti sakit karna matanya merah, jadi karena aku kasihan melihatnya dan tidak ingin melihat kelinci itu tersiksa terpaksa aku membunuhnya. Aku pun kembali kedalam truk dan aku tidak melihat Elsa jadi aku pun mulai panik dan membangunkan paman Bob
“Uncle.. Uncle Bob!” menepuk2 pundaknya dengan keras
“ada apa?!” tanyanya
“Elsa...” kataku dengan panik
“Elsa kenapa?” tanyanya dengan heran
“Elsa menghilang, bagaimana ini?” tanyaku dengan panik
“Bagaimana bisa Elsa menghilang? Bukankah dia bersama mu?” tanyanya dengan amarah
“maafkan aku tadi aku hanya memeriksa semak2 sebentar karena aku melihat sesuatu yang bergerak kemudian saat aku kembali Elsa sudah hilang, bagaimana ini Uncle?!” tanyaku disembangi dengan tangisan
“ sudah jangan menangis sekarang lebih baik kita cari dia” perintahnya

Kami pun berpencar mencari Elsa agar lebih cepat namun aku fikir berpencar adalah ide yang buruk tapi mau bagaimana lagi ini semua demi Elsa.


TO BE CONTINUE...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar