Dan itu
adalah seekor serigala yang banyak sekali luka di tubuhnya, serigala itu
berjalan pincang jadi aku memutuskan untuk menyelamatkannya. Aku pun melompat
dari atas pohon dan segera menyelmatkan serigala besar itu. “bagaimana bisa serigala
besar sepertimu memiliki banyak luka seperti ini? Ayo kemarilah aku akan
menyembuhkanmu” menggendong serigala itu menuju genangan air dan aku mulai
membersihkan luka serigala itu sesekali serigala itu mengaum kesakitan tapi aku
hiraukan dan mencari dedaunan untuk membalut lukanya. Saat aku melihat mata
serigala itu aku seperti mengenal mata berwarna keemasan itu sepertinya aku
pernah melihatnya “apakah aku mengenalmu?” kataku “hahah aku pasti sudah gila
berbicara dengan serigala” lanjutku dan anehnya serigala itu mengangguk dan aku
memutuskan pertanya sekali lagi dan serigala itu tetap mengangguk. “apakah kau
mengerti ucapanku?” kataku sambil memegang muka serigala itu dan ketika melihat
serigala itu lebih dekat sepertinya aku tidak gila dan mata indah itu mengapa
selalu membuatku tenang , serigala itu mengangguk lagi “apakah.... kau Josh?”
kataku masih sambil memegang rahang serigala itu “ haha pasti aku sudah gila
jika mengiramu Josh dan aku sangat menyukai matamu itu sama seperti....” ucapan
ku terhenti ketika melihat serigala itu mengangguk lagi kepadaku “ apa kau
hanya bisa mengangguk? Buktikan kalau kau itu Josh!” kataku sambil mengambil
air untuk serigala itu dan saat aku berbalik serigala itu sudah tertidur.
“kenapa kau tertidur?...” aku mencium sesuatu yang aneh dan itu membuatku
merasa pusing dan tertidur meniban serigala itu.
Pagi hari
pun tiba dan aku membuka mata dan mendapatkan Josh sedang tertidur nyenyak
dihadapanku. “Josh?? Apakah itu kau?” kataku sambil mengingat-ngingat yang
terjadi tadi malam tapi aku tidak dapat mengingatnya, yang aku ingat hanyalah
ketika mengikat Elsa diatas pohon. Aku pun langsung memanjat pohon untuk
menurunkan Elsa dan mengambil anak panahku untuk berjaga2.
Aku pun
memutuskan untuk mencari makanan ke dalam hutan sendirian dan ke anehan yang
terjadi kali ini adalah aku melihat ada akar pohon yang bergerak karena
penasaran aku melihatnya lebih dekat dan aku melihat akar itu tidak mirip
seperti akar melainkan seperti setengah manusia, maksudnya setengah manusia adalah
dari kepala hingga dadanya masih utuh tapi dari bawah dada hingga kaki hanyalah
tulang belulang tapi anehnya lagi ialah dia masih bernafas, jadi aku akan
mengajaknya berbicara karena aku penasaran “hi apakah kau manusia atau
semacamnya?” tanyaku “rrrraauuu...raaakkk..rrraa” itulah yang di jawab monster
itu “hah? Rrrak trakkk korekkk
trrrak..trrrak “ hanya jawaban itu yang bisa aku keluarkan karena aku hanya
mencoba beradaptasi, tiba2 ada yang menarik tanganku
“apa yang
kau lakukan? Kau hampir saja membunuh dirimu sendiri” bentak Josh
“aku..aku
hanya mencoba beradaptasi saja, lagi pula monster itu tidak terlihat berbahaya
karena dia tidak bisa berjalan” kata ku gugup
“kau tau
tidak itu monster apa? Satu gigitan saja dia bisa mengubahmu menjadi Z” jelasnya
“Z? Apa
maksudmu?” tanyaku
“Zombie....”
bisiknya
“
WHAT??? ZOMB...” tiba2 Josh membekap
mulutku
“jangan
berisik karena kau akan membangkitkan mereka semua” bisiknya dikupingku
“membangkitkan
mereka semua? Apa maksudmu? Hanya ada satu
Zombie disin”
“apakah
kau tidak lihat disekelilinng pohon itu, pohon itu dan yang di sana itu” kata
Josh sambil menunjukannya kepadaku
“ iya iya
aku melihatnya, tapi kan mereka tidak berbahaya lihatlah mereka takkan bisa
mengejar kita” jelasku
“terserah
kau saja aku akan kembali untuk melihat Elsa....” belum selesai Josh berbicara
tiba2 aku menarik tangannya dan mengambil anak panah dengan cepat dan
melesatkannya ke kepala salah satu Zombie yang ingin menerkam Josh. “Josh kau
tidak apa2 ?” tanya ku sambil melihat keadaan Josh namun saat aku melihatnya
dan ternyata......
TO BE CONTINUE...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar