Seketika aku mengingat sesuatu yaitu
handphone yang diberikan oleh Billy jadi aku memutuskan akan menghubungi Billy
setelah aku sudah tidak mendengar semua kegilaan yang di lakukan oleh troll
tersebut. Beberapa menit kemudian aku tidak mendengar suara sama sekali dan aku
memutuskan untuk segera menelfon Billy dan meminta bantuan kepadanya. Setelah
meminta bantuan kepada Billly aku segera
keluar dari tong dan mencari Josh, namun saat aku melihat Josh sungguh
mengenaskan tubuh Josh terkapar lemas di tanah dengan baju robek penuh darah
lalu aku berlari dan membantunya.
“Josh apa yang terjadi? Apakah kau benar2
melawan troll itu? Kenapa kau melakukan ini Josh?” tanyaku dengan nada panik
“sudah jangan banyak tanya tolong bantu aku
duduk dan tolong ambilkan toples yang ada dibawah tangga”
“baiklah tunggu sebentar, aku akan menolong
mu tenang saja sekarang kau harus tenang” kataku sambil panik
“ hei.. hei yang harusnya tenang itu kau
Hanna bukan aku, coba lihat dirimu mundar mandir dari tadi” mengatakannya
sambil tersenyum kecil
Lalu aku menarik nafas dan mencoba tenang,
lalu aku menambil toples itu dan memberikannya kepada Josh dan membantu mengolesinya
ke tangan Josh
“sudah kau tidak perlu menolongku dan
sebaiknya kau pergi dari sini sekarang dan tinggalkan aku sendiri” Josh tiba2
memarahiku dan mengusirku dan itu membuatku bingung
“kenapa aku harus pergi jika aku mau disini
dan membantumu?” kataku mencoba membela diriku
“Pergilah!!! Sejak bertemu dengan kau aku
jadi sial dan lihat diriku sudah tidak berguna lagi jadi aku mohon kau pergi
sekarang atau aku yang akan membunuhmu !” bentaknya
“baiklah jika itu yang kau mau dan aku akan
menyelamatkan Elsa adikku sendirian, aku juga ingin minta maaf karena selalu menyusahkanmu dan membuatmu
selalu sial dan aku harap kau akan baik2 saja, sekali lagi aku berterima kasih
dan minta maaf” kataku dengan jelas
Lalu Aku bergegas mengambil senjataku dan
berlari mengikuti jejak troll yang kemarin malam.
Dua jam pun berlalu dan aku masih tetap
mengikuti jejak troll itu dan baru ku sadari ternyata aku sudah setengah
perjalanan mencapai puncak gunung tertinggi di daerah itu. Dan kemudian aku
melihat sebuah istana yang terbuat dari setumpukan batu dan melihat sejumlah
troll memasuki istana itu. Kemudian aku membuat penyamaran menggunakan sebuah
semak2 dan mengendap2 terus mengendap2 hingga sedikit lagi aku bisa mencapai
gerbang istana itu tiba2 seekor troll buang angin dan rasanya aku ingin
terhempas tapi untungnya aku berpengangan pada tiang tapi semak2 yang ku pakai itu sudah terbang
entah kemana dan beruntungnya lagi ternyata troll itu buta dan hanya
menggunakan penciuman mereka sebagai penglihatan mereka, jadi aku tidak perlu
mengendap2 lagi untuk masuk kedalam
istana karena tubuhku sudah bau seperti bau troll yang sangat busuk.
Saat aku tiba di aula utama istana itu aku
tidak menemuka Elsa, lalu saat aku melihat ke langit2 istana itu aku melihat
ada sebuah kandang dan Elsa didalamnya, namun kandang itu sungguh jauh tak bisa
ku raih. Berfikir dan terus berfikir dan kemudian muncullah sebuah ide dan
dengan sigap aku mengambil busur dan
anak panah dan segera mengikat anak
panah itu dengan seutas tali lalu menghempaskannya ke langit2 aula itu
“yess berhasil!” kata itu terlontar tanpa
sengaja dan tiba2 semua troll menoleh kearah ku dan......
TO BE CONTINUE...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar