. Dan ketika aku sampai di atas kandang itu
aku mencoba membangunkan Elsa “ Elsa... wake up!” mencoba menyenggolnya dengan
busur yg aku miliki tapi Elsa tidak bangun2 dan sepertinya dia pingsan dan
kemudian aku berfikir sejenak kalau aku potong tali ini dan akhirnya kandangnya
jatuh pasti para troll akan datang dan malah menangkap kami berdua, jadi aku
memiliki ide yang lebih bagus.
“ hiii troll bodoh yang disudut pintu sana!!!”
teriakku memancing puluhan troll. Kemudian para troll berdatangan dan berusaha
menurunkan kandang itu tapi gerak mereka terlalu lamban jadi aku memutuskan
untuk membuat penawaran dengan mereka “ heyy troll, aku mempunyai sebuah
penawaran untuk kalian” dan troll yang paling besar dan terlihat paling ganas
menjawab “apa itu?” troll besar itu memanggil seluruh teman2 trollnya Dan saat
aku hampir sampai tiba2 saja ada troll yang melihatku dan aku langsung memanah
kepalanya dengan panah yang diberikan Billy,
lalu troll itu mati seketika dan aku segera menutupi mayatnya dengan
ranting pohon agar tiada yang curiga. Lalu
aku melanjutkan memanjat tali menuju
kandang besi yg tergantung ituuntuk berkumpul diaula tepat dibawah kandang itu.
“begini kalian lepaskan kami atau akan aku bunuh kalian semua?!” hanya itulah
penawaran terbaik dari ku namun para troll itu malah mentertawakan ku dengan
mulutnya yang bau. “apakah kalian mencoba meremeh kan ku dan kalian harus tahu
satu jentikan jari ku bisa membunuh lima troll, so jangan coba melawan ku!”
teriakku dengan lantang dan aneh nya lagi troll itu masih tetap tertawa jadi
aku memutuskan untuk memotong tali yang mengikat kandang itu “ baiklah jika itu
yang kalian ingin kan, tapi ingat satu jentikan jari ku sangat mematikan jadi
jangan membuatku untuk berfikir dua kali, apakah kalian mendengar itu?!” dan
kemudian aku menjentikan jariku dan dengan sigap aku mengambil pisau kecil dan
segera memotong tali itu, dan sreettt...
begitulah bunyi tali yang putus itu, kemudian kandang itu jatuh menimpa sekitar
5-7 troll dan aku segera membuka kandang itu dengan mencongkel paksa pintunya
dan berlari sambil menggendong Elsa,
satu jentikan aku keluarkan dan langsung menghempaskan beberapa anak panah dan
mengenai beberapa troll, aku pun berlari dan terus berlari.
Berlari dan terus berlari sampai aku tidak
melihat keberadaann troll dibelakang ku. Aku pun berhenti untuk memeriksa
apakah sekumpulan troll masih mengejarku dan aku tidak melihat mereka sejauh
ini lalu aku segera mencari sungai. Aku pun terus mencari sungai tapi yang aku temukan
malah genangan air yang bersih jadi aku memutuskan untuk berhenti disana dan
menyenderkan Elsa di batang pohon dan aku pun meminum beberapa teguk air dan
segera mencari sehelai daun untuk Elsa minum nanti. Dan untuk berjaga2 aku menaruh Elsa di atas pohon dan mengikatnya
agar tidak terjatuh.
Hingga malam pun tiba Elsa belum sadarkan diri
tapi waktu aku mengecek nadinya masih berdenyut, nafasnya masih berhembus dan
jantungnya masih berdetak. Dan seketika keadaan menjadi sunyi bahkan aku tidak
mendengar suara jangkrik atau semacamnya. Kesunyian lah yang menyadarkan ku
akan kesalahan ku kepada Josh “kenapa aku meninggalkan Josh begitu saja padahal
dia telah banyak membantuku? Semoga Josh baik2 saja dan andaikan ada Billy
disini pasti dia tahu apa yang harus aku lakukan untuk menolong Elsa” kataku
sambil mengukir sebuah peta di batang pohon dengan pisau dan entah kenapa tiba2
amarahku membara mengingat semua ini “ KENAPA ?!!!! APA SALAH KU TUHAN?!
Andaikan Billy disini aku sangat merindukannya” aku pun berhenti mengukir dan
berdiri tegap sambil menghapus air mataku “ BILLY!! AKU MERINDUKANMU !” aku pun kembali duduk dan
mendengar sebuah suara kaki menginjak ranting dan aku segera mengambil anak
panah untuk berjaga2 kalau ternyata itu troll. Karena aku sangat penasaran aku
memanjat pohon lebih tinggi dan saat aku sudah merasa ini cukup tinggi untuk melihatnya,
aku mencium aroma yang aku kenal dan itu adalah......
TO BE CONTINUE...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar