Kamis, 27 Juni 2013

The Pianist part 19

Cerita sebelumnya :
Lalu setelah ungkapan cinta zac kepada anna selesai dan audisi selesai akhirnya juri langsung memutuskan siapa yang akan go international musim ini. 
Host berkata " dan sekarang adalah saatnya memilih juara untuk musim ini ", lalu tiba-tiba ada salah satu juri yang memanggil host tersebut untuk membicarakan sesuatu. Lalu host tersebut kembali keatas panggung, host berkata " mohon maaf para peserta , acara ini tidak sesuai yang di informasikan karna kali ini hanya ada 1 pemenang seperti musim kemarin " . Lalu penonton menyoraki host tersebut " huuuuuuuu ". host berkata " tenang.. tenang, saya akan membacakan siapa yang akan menang musim ini jadi mohon tenang . Dan yang menang musim ini adalah....................

                                                                                       


Cerita selanjutnya :



Host " Dan pemenang musim ini adalah peserta dengan nomor (host membuka ipadnya ) nomor 8 yaitu Zac dan Anna. Ayo dipersilakan anna dan zac naik keatas pangung ". Dan kemudian Anna dan zac naik keatas panggung untuk menerima penghargaan. 


Disaat itu Alicia baru sadar bahwa dia harus kebandara untuk menemui ayahnya yang sudah menunggunya disana, lalu tiba-tiba handphone alice berdering dan alice mengangkatnya

alicia : iya ayah dimana? alice sedang disekolah, alice akan kesana sebentar lagi
ayah : ayah sudah dibandara, ya sudah kalau begitu hati-hati 
alicia : iya dad aku tahu ( menutup telfon dari ayahnya)

Alicia langsung pergi meninggalkan aula padahal dia baru saja ingin mengucapkan selamat tinggal pada teman-temannya , tapi itu terlalu lama dan sepertinya alice tidak tega melihat ayahnya menunggu terlalu lama. Alice langsung berlari menuju mobilnya dan meninggalkan teman-temannya. 


Akhirnya Alicia sampai dibandara dan langsung menghampiri ayahnya yang sedang menunggunya dari tadi.

alicia : maaf yah karna telah membuat ayah menunggu (tersenyum)
ayah : iya tidak apa-apa, ini tiketnya sudah ayah siapkan, ingat saat ditiba disana kamu harus langsung hubungi ayah.
alicia : itu pasti yah
ayah : kamu jaga diri baik-baik ya, jangan lupa makan nanti kalau kamu sakit ayah juga yang repot
alicia :iya yah, ayah juga jangan lupa makan ya dan jangan lupa untuk istirahat. Aku nitip salam ya yah untuk zac, anna, ricca, rani, kurt dan bilang pada pak alex terima kasih karna sudah menjadi guru yang baik untukku. terima kasih yah karna ayah selalu ada untuk aku dan telah menjagaku sampai sebesar ini (memeluk ayahnya) ayah akan menyusulkan ?
ayah : iya pasti , tapi tidak sekarang mungkin setelah tangan kamu sembuh ayah akan langsung kesana untuk menepati janji ayah
alicia : (menangis) terima kasih yah for everything
ayah :(menepuk pundak alice untuk menenangkannya) sudah jangan menangis nanti ketinggalan pesawat. Alice sudah saatnya kamu pergi, lihat waktunya ini adalah waktu keberangkatan pesawat kamu, kamu mau ketinggalan pesawat dan abadi bersama ayah ? (candanya)
alicia : aku mau asal bersama ayah aku akan lakukan apapun untuk membuat ayah bahagia, biarpun aku tidak harus berangkat
ayah : bicara apa kamu ? ini adalah sebuah pilihan dan ayah akan bahagia untuk apapun yang kamu pilih karna ayah tahu kamu sudah dewasa dan bisa memilih yang baik
alicia : terima kasih yah karna sudah percaya kepadaku
ayah : sudah saatnya, hati-hati nak
alicia : iya ayah terima kasih (meninggalkan ayahnya) bye dad (melampaikan tangan)
ayah : (melampaikan tangannya dan menangis terharu) bye (tersenyum)
Ayahnya menunggu hingga alicia tidak terlihat lagi dan jack(ayah alice) langsung pulang kerumah. Saat jack sampai dirumah jack langsung kekamar dan mengambil foto alice dan langsung memeluknya sampai dibawa tidur , lalu tak lama ada yang menelfon dan jack langsung mengangkatnya
jack : iya ini dengan kediaman schneider, ini siapa ?
*** : ini max, ada alicenya ga om ?
jack : ohh max , kamu terlambat alice baru saja pergi 
max : pergi kemana om ?
jack : ke... (telfonnya terputus) 
Jack pun langsung kembali kekamarnya dan memutuskan untuk tidur



Pagi pun tiba , Jack terbangun dengan suara telfon rumah dan jack sudah menduga kalau yang menelfon itu pasti alice , lalu jack mengangkatnya dan ternyata jack benar kalau itu adalah alice.
ayah : halo ini dengan kediaman schneider , ini siapa ?
alicia : ini alice ayah (tertawa) aku udah sampai di bandara LAX , terus sekarang aku harus kemana ?
ayah : ke rumah tante jennifer
alicia : rumah tante jennifer memang dimana yah ?
ayah : di Beverly hills, california
alicia : ohh disitu, tapi aku kesana naik apa ?
ayah : sebentar lagi tante jennifer akan menjemput mu, jadi tunggu saja
alicia : benarkah itu ? terima kasih ayah, tapi untuk memastikannya bisakah ayah menelfon tante jennifer sekali lagi ?
ayah : tentu saja ayah bisa, tunggu sebentar ya . telfonnya akan ayah matikan dulu
alicia :oke ayah
Lalu alice menunggu balasan telfon dari ayahnya dan lima menit kemudian ayahnya menelfon alice
alicia : halo ayah, jadi bagaimana? tante jennifer sudah dijalan?
ayah : alice tante jennifer bisa menjemputmu dan dia sekarang dalam perjalanan
alicia : oke deh yah, jadi aku tunggu di luar atau didalam bandara ?
ayah : kamu tunggu didalam saja, nanti takutnya tante jennifer kebingungan nyari kamu, lagian ayah juga sudah beri tahu tante jennifer kamu di terminal A
alicia : bagaimana ayah tau aku diterminal A ?
ayah : ayah mengecek penerbangan di LA
alicia : oh seperti itu, baiklah yah
ayah : apa tante jennifer sudah sampai ?
alicia : aku belum melihatnya yah (melihat kesekeliling) nah itu dia tante jennifer, sudah dulu ya dad, bye
ayah : bye

Alicia melihat tante jennifer dan langsung melambaikan tangannya , kemudian tante jennifer menghampirinya dan menyapanya

Jennifer : hey alice, kamu sudah besar ya (merangkulnya)
alicia : haha iya terima kasih (terpaksa tertawa) ha..ha..ha
Jennifer : bagaimana keadaan ayahmu?
alicia : baik , tante sendiri bagaimana kabarnya ?
jennifer : (terseyum lebar) tante sehat sekali
alicia : ohh begitu, ohh iya tante rumahnya di Beverly Hills ?
jennifer : iya, memang kenapa ?
alicia : hmm gapapa kok cuma nanya aja
jennifer : ohh, btw baju kamu kok begitu sih ?
alicia : (melihat bajunya) memang aku harus memakai baju seperti apa ? seperti tante ?(meledek) hehe
jennifer : iya seperti tante, tantemu ini kan seorang designer , masa keponakannya bajunya seperti ini
alicia :tapi aku suka baju ini warnanya, modelnya juga simple
jennifer : selera kamu aneh, pokoknya tante mau kamu ganti baju setelah sampai dirumah tante
alicia : iya  (bergumam dalam hatinya : ribet banget sih, masalah kecil gini aja harus dipermasalahin )
jennifer : ayo alice cepat naik ke mobil, tante masih banyak pekerjaan
alicia : iya sebentar aku harus menaruh koperku di bagasi
jennifer : lakukanlah dengan cepat
alicia : iya (memasukan barang2 nya ke bagasi) ini sudah selesai (masuk kedalam mobil)
jennifer : bagus (langsung tancap gas)

Setelah perjalanan yang panjang dari Indonesia ke LA terus dari Bandara ke Beverly hills akhirnya Alice sampai juga di rumah tante Jennifer. Alicia berkata " akhirnya sampai juga, wahh rumah tante modern sekali, berapa lama membangun rumah seperti ini ? ", tante jennifer menjawab "6 bulah 20hari, lihat taman itu indah bukan ? ", alicia menjawab " iya indah sekali ". lalu mereka masuk kedalam rumah dan tante jennifer langsung mengantar alice ke kamarnya. Tante Jennifer berkata " ini kamar kamu , nikmatilah. oh iya tante harus kembali kekantor jadi baik-baiklah jangan berbuat yang aneh-aneh" , Alice berkata " tidak mungkin aku berbuat macam2 lagipula aku belum punya teman disini ". Tante jennifer pun akhirnya langsung berangkat kerja dan Alice langsung beristirahat.



Pagipun tiba alicia bangun dan langsung mandi. Setelah selesai mandi alicia langsung mencari tante jennifer , tapi sayang tante jennifer belum pulang. Lalu Alicia langsung sarapan dan setelah sarapan dia menonton tv. Tiba-tiba bel berbunyi dan Alicia langsung membukanya
Alicia : anda siapa ? dan ada keperluan apa ?
***** : saya Logan Lerman dan saya adalah guru private piano yang ditugaskan oleh tante Jennifer 
Alicia : ohh guru private piano, tante jennifer yang menyuruh mu ?
Logan : iya, dan saya disini untuk membantu orang yang bernama Alicia
Alicia : ohh alicia , silakan masuk
Logan :  terima kasih (tersenyum)
Alicia : perkenalkan nama saya Alicia schneider, anda bisa memanggil saya Alice
Logan : dan anda bisa memanggil saya Logan. ohh iya Alice sekarang sudah umur berapa ?
Alicia : 17 tahun, kalau anda ?
Logan : 19 tahun
Alicia : 19 tahun sudah menjadi guru private ? sulit dipercaya ini sangat keren
Logan : hahaha di negara ini seperti itu biasa, jadi kita bisa mulai dari mana ?
Alicia : ohh ya pianonya sebelah sini (menunjukan tempat piano)
Logan: (duduk dikursi piano) jadi sebenarnya kamu bisa main piano atau sedikit bisa ?
Alicia : sebenarnya saya bisa, tapi waktu itu saya mengalami kecelakaan sehingga otot-otot dijari2 saya mengalami trauma jadi agak sedikit kaku. 
Logan : ohh jadi sebenarnya kamu bisa , lalu kenapa tidak menjalani terapi
Alicia : hal itu sudah dilakukan tapi tetap tidak ada perubahan, jadi ayahku memutuskan untuk membawaku kesini agar bisa cepat sembuh dan bisa bermain piano seperti dulu (tersenyum)
Logan : baiklah kalau begitu kita mulai dari dasar dulu ya, kamu duduk sini
Alicia : duduk dimana ? disamping mu ?
Logan : iya disini.
Alicia : baiklah (mulai memegang piano)
Saat itu adalah pertama kalinya alicia memegang piano setelah kejadian waktu itu.




Hari demi hari Alicia semakin mahir bermain piano walau tidak seperti dulu tadi dia selalu berusaha. Sampai pada saat Logan menyuruh Alicia untuk bermain piano tanpa harus dia bantu dan Logan hanya tersenyum melihat permainan alice saat itu, Alicia terus melanjutkan permainan pianonya itu sampai ia ingin berhenti. Lalu alicia berhenti dan beristirahat. Logan pun mengambilkan alice minuman.
Logan : ini minumlah
Alicia : terima kasih (meminum air tersebut)
Logan : kamu sudah sangat bagus bermain pianonya tidak seperti pertama kali kita bertemu saat itu kamu sangat kaku dan sekarang seperti sudah terbiasa
Alicia : benarkah ? aku sangat hebat (memuji dirinya sendiri)
Logan : iya kamu memang sangat hebat dan sepertinya 2x pelatihan lagi kamu sudah sehandal dulu
Alicia : (tersenyum lebar) benarkan ?
Logan : iya benar (tersenyum)
Alicia : (memeluk logan) terima kasih atas semuanya
Logan : (membalas pelukan alice ) iya sama-sama, hari ini cukup sampai disini saja ya
Alicia : baiklah
Logan : kamu sebaiknya jalan-jalan keluar menghirup udara segar, aku pulang dulu ya bye
Alicia : baiklah bye (terseyum)
Alicia sangat senang dengan keadaannya sekarang dan memutuskan untuk pergi ke taman atau tempat lainnya.


Sementara di Indonesia ayahnya sudah siap untuk menyusul Alicia ke USA. Sebelum jack (ayahnya alicia) pergi ke USA dia mengurus jadwal okestranya agar waktu bersama alicia di sana tidak terganggu. Jack pun pergi kebandara dan pada saat dibandara Jack bertemu dengan Zac dan Anna sahabat alicia.
Anna : hey om (melambaikan tangannya)
Jack : (menoleh) hei anna, kamu temannya aliciakan ?
Anna : iya om kami temannya alicia dan perkenalkan ini zac
Zac : selamat pagi om (tersenyum)
Jack : pagi zac, kalian sedang apa disini ?
anna : kami disini untuk sebagai juara GIA
jack : oh ya ? jadi kalian yang juara GIA ?
Anna & zac : iya om
jack : selamat ya, dan sekarang kalian mau kemana ?
zac : kami mau langsung ke USA dan menandatangi kontrak dengan perusahaan musik
anna : dan sekaligus untuk bertemu alicia
jack : ohh seperti itu, baiklah berangktnya jam brp ?
anna : jam 09.15 sebentar lagi kami berangkat
jack : ohh sama kalau begitu dengan om, kita bareng aja.

Akhirnya mereka berangkat bersama dan menempuh perjalanan yang sangat panjang untuk samapai ke USA.


Dan sementara keadaan max saat itu benar-benar tidak menentu, max ingin mengirim pesan kepada alicia, tapi nomor alice hilang, begitu pun nomor teman2nya waktu di indonesia. Akhirnya max memutuskan untuk jalan-jalan agar bisa melupakan segalanya yang membuat kepalanya pusing. Saat max ke taman dia melihat ada yang menjual balon lalu dia membelinya agar tidak kesepian. Lalu Max berjalan2 membawa balon namun saat dia berjalan dia melihat seorang wanita yang mirip dengan Alicia dan saat dia memanggil wanita itu wanita itu pun menoleh kearah max dan wanita itu ternyata adalah.....


Bersambung....


tetap stay di intannabilaa.blogspot.com

Senin, 24 Juni 2013

The Pianist part 18

Maaf baru ngepost cerita lagi ,soalnya belakangan ini sibuk dan terima kasih karena masih setia membaca cerita ini
                                                                                         
i don't own anything
                                                                                        


Cerita sebelumnya :
Sore pun tiba Ricca, Anna, Kurt dan Zac pun datang kerumah Alicia. Dan kemudian mereka semua duduk diruang tamu, melihat wajah alicia yang sangat serius mereka semua merasa ada sesuatu yang sangat penting untuk di bicarakan. Setelah membicarakan kepergihannya tiba2 saja zac menanyakan dimana max.


                                                                                    

Cerita selanjutnya :

Lalu alicia menjawabnya dengan ragu
Alicia : max... dia..
Ricca : dia kenapa ? 
Anna : iya dia kenapa? apakah kamu menyembunyikan sesuatu sama kami  ?
Zac : hey guys calm down ! beri alice waktu untuk menjawabnya
Alicia : (menghela nafas) selama ini sebenarnya aku dan max berpacaran ,jadi aku mohon maafkan aku karena tidak cerita pada kalian sebelumnya , aku melakukan ini semua hanya untuk melindungi privacy ku 
Anna : (terkejut) i don't believe it (melihat alice dengan tatapan kecewa) you're lying to us?
Ricca : bagaimana bisa kamu melakukan ini alice, kamu mengingkari janjimu sendiri
Zac : lalu sekarang bagaimana ? bagaimana dengan max ? mengapa aku tidak melihatnya
Kurt : bertanyalah satu-satu, tidak mungkin alice menjawab semua pertanyaan kita dengan mudah, jadi beri dia waktu untuk menjawabnya (membela alice)
Zac : iya kurt benar, beri alice waktu
Alicia : sekali lagi aku minta maaf,  dari awalkan aku sudah bilang untuk melindungi privacy ku, max sekarang sudah pergi ikut bersama ayahnya dan sekarang hubungan kami tidak begitu jelas
Anna : alice , aku tahu yang kamu lakukan itu benar, tapi kami ini temanmu bercerita seperti ini pun tidak akan membuat privacymu terganggu
Ricca : anna benar, lalu kemana max bergi ?
Alicia : itulah yang aku lupa tanyakan, karna begitu sedih dan kebingungan aku sampai lupa menanyakan kemana dia pergi. Kamu benar ann, harusnya aku tidak membohongi kalian, maaf
Anna : sudahlah lupakan saja masalah itu , sekarang kita membahas max
Ricca : iya anna benar. Lalu kenapa kamu tidak mencegahnya ?
Alicia : sulit untuk mencegahnya, karena ini semua demi masa depannya jadi aku tidak bisa menahannya, oh iya ( mengalihkan perhatian) anna dan zac bagaimana duet kalian ?
Anna & Zac : kami.. (menjawabnya bersamaan)
Alicia : wahh kalian cocok sekali (tersenyum) belum jadian aja udah kompak banget , gimana kalo jadian pasti kompak banget (tertawa)
Ricca : iya alice benar kalian kompak sekali (tertawa)
Dan kemudian semua orang tertawa termasuk zac dan anna walaupun sebenarnya mereka malu ,tapi mereka menyukai candaan alice

Setelah perbincangan yang sangat lama mereka semua pun pulang kerumah masing-masing. Alicia dirumahnya sedang mempersiapkan barang-barangnya untuk besok dan tiba-tiba dia teringat akan audisi GIA dan berniat untuk datang sekedar melihat zac dan anna berduet. 


Pagi harinya Alicia sudah siap berangkat tapi sebelum berangkat dia akan datang ke audisi GIA untuk menonton Anna dan Zac. Setelah memasukan barang-barangnya ke dalam mobil Alice langsung berangkat menuju sekolah. Setelah sampai disekolah Alice langsung menelfon anna
Alicia : hallo ann...
Anna : iya lice kenapa ?
Alicia  :kamu dimana ? sudah giliran kamu belum ? 
Anna : di aula lice, belum, aku nomor urut ke 8. Kamu datangkan ?
Alicia : iya aku pasti datang, terus sekarang baru nomor berapa ?
Anna : baru ke 6, sebentar lagi aku, udah dulu ya aku mau siap-siap, bye (menutup telfon)

Alicia pun langsung berlari menuju aula . Saat sampai diaula alice melihat ricca dan rani dan langsung menghampiri mereka
Alicia : hey jadi bagaimana anna sudah tampil ?
Ricca : belum lice, habis ini pasti anna
Rani : duduk disitu yuk
Alicia : oke 
Merekapun duduk dikursi kedua dari depan , lalu seorang host keluar dan berkata
 " iya itu tadi pertunjukan dari nomor 7 dan sekarang nomor 8 yaitu Anna dan Zac , mari kita sambut dengat meriah inilah Anna dan Zac ..!!! " .
 mereka mulai tampil dan menyanyikan sebuah lagu yang diawali dengan seperti sebuah drama musical dan lalu mereka berdansa dan bernyanyi. Alicia merasakan ada kemistri diantara mereka. Lalu saat mereka selesai juri berkomenar sangat positif , namun saat anna mau kembali ke belakang panggung zac meminjam microphone dari host lalu zac mengatakan sesuatu 
zac : anna... tunggu..
anna : (lalu menoleh kearah zac) iya kenapa ?
zac : hari ini aku akan menyatakan cintaku pada orang yang sangat aku cintai
anna : (bingung) zac !! what are you doing ?
zac : (berlutut dihadapan anna) anna terimalah bunga ini, hari ini aku ingin menyatakan cinta kepada orang yang aku cintai yaitu adalah kamu
anna : (mengambil bunga itu dan menangis terharu) zac...
zac : anna sudah lama aku menyukaimu dan tertarik kepadamu, aku suka dari caramu yang selalu membuat aku penasaran dan aku sangat menyukaimu dengan apa adanya dirimu. Anna , do you want be my girlfriend ?
anna : (tersipu malu) hmmm bagaimana ya ?
semua orang berteriak " terima...terima..terima..terima ". Keadaan saat itu benar-benar penuh dengan kebahagiaan dan ketegangan.
anna : (tersenyum) yes.. yes , i do want to be your girlfriend (terseyum bahagia).
Lalu semua orang bersorak bahagia untuk zac dan anna begitu pula dengan Alicia, Ricca, Rina yang bertepuk tangan sangat kencang .
zac pun berdiri dan langsung memeluk anna dan berkata " aku sangat bahagia hari ini, terima kasih ". Dan anna menjawab " aku pun begitu ".
Lalu setelah ungkapan cinta zac kepada anna selesai dan audisi selesai akhirnya juri langsung memutuskan siapa yang akan go international musim ini. 
Host berkata " dan sekarang adalah saatnya memilih juara untuk musim ini ", lalu tiba-tiba ada salah satu juri yang memanggil host tersebut untuk membicarakan sesuatu. Lalu host tersebut kembali keatas panggung, host berkata " mohon maaf para peserta , acara ini tidak sesuai yang di informasikan karna kali ini hanya ada 1 pemenang seperti musim kemarin " . Lalu penonton menyoraki host tersebut " huuuuuuuu ". host berkata " tenang.. tenang, saya akan membacakan siapa yang akan menang musim ini jadi mohon tenang . Dan yang menang musim ini adalah....................



BERSAMBUNG...



Tetap stay di intannabilaa.blogspot.com

Sabtu, 08 Juni 2013

The Pianist part 17

Cerita sebelumnya : 

Saat itu zac dan anna sedang makan siang dan sepertinya mereka benar benar sudah sangat akrab.
zac : loh kok kamu hanya beli roti? katanya lapar (mengejek)
anna : sudah diam saja ( menyodorkan roti itu kemulut zac) ini kau saja yang makan !
zac : ( menatap anna ) 
anna : (tersenyum) kenapa kamu ini ?
zac : (mengigit roti itu dan menelannya) rotinya enak
anna : kamu makan rotiku ?
zac : kan kamu yang memberikannya kepadaku tadi
anna : uhhh sudahlah aku udah engga lapar, aku mau kekelas saja !(jutek)
zac : kamu yakin ? roti ini sangat enak loh (meledeknya)
anna : buatmu saja nanti aku tinggal beli lagi (pergi meninggalkan zac )
zac :(mengejar anna ) masa begitu saja marah ?
anna : aku tidak marah (masih berjalan)
zac : terus kenapa pergi begitu saja ?
anna : berhentilah mengikutiku !
zac : tapi aku.......

                                                                                        

Cerita selanjutnya :

Zac : tapi aku baru saja ingin mengatakan sesuatu kepadamu (memegang tangan anna)
anna : apa itu sangat penting?
zac : menurutmu ? (muka serius)
anna : sepertinya tidak penting (ga peka)
zac : ya sudahlah (pasrah)
kemudian anna pun kembali kekelas dan zac masih dikantin untuk menyelesaikan makanannya yang belum habis tadi. 

#dikelas

Dikelas anna sangat kesepian karna saat itu alicia tidak ada dan rani juga tidak masuk sekolah , sedangkan ricca sedang sibuk sendiri dengan catatannya. Saat itu adalah hari yang sangat membosankan bagi anna lalu anna memutuskan untuk mendengarkan music dikelas pada saat jam pelajaran berjalan.Dan ternyata dari tadi tanpa anna sadari zac melihati dia dari tadi dan sepertinya zac berniat untuk duduk disamping anna untuk menemaninya agar tidak bosan, tapi disaat zac mau duduk disamping anna sudah ada seorang perempuan duluan yang duduk disitu dan rencana zac gagal.

#dirumah alicia 


Saat sampai dirumah alicia langsung masuk kedalam rumah dan membuka kado pemberian max dan saat dia buka isinya adalah sebuah kalung. Alicia awalnya merasa senang karna max memberi dia kalung, tapi sepertinya ia bingung kenapa max memberi kalung berbentuk orang . Lalu alicia memakai kalung itu dan menghempaskan tubuhnya dikasur. Baru saja alicia ingin istirahat tiba-tiba telfon rumah berbunyi , lalu ia mengangkatnya.
alicia : selamat siang dengan kediaman schneider, ini siapa ?
ayah : ini ayah , alice besok ingat jangan sampai telat  , ayah tunggu dibandara jam 7 pagi
alicia : kebandara ? untuk apa yah ? 
ayah : masa kamu lupa tentang rencana ayah kemarin
alicia : iya yah aku ingat, tapi apa harus besok ?
ayah : iya harus besok soalnya ayah sudah memesan tiket dan sudah  mengurus keperluan kamu nanti disana
alicia : jadi nanti disana siapa yang mengurus alice ?
ayah : disana kan ada tante jennifer , nanti kamu disana akan diurus oleh tante jennifer
alicia : tante jennifer ? yang mana sih pah aku lupa ( tertawa kecil) hehe
ayah : itu loh adik dari ibu. 3 tahun lalu dia pernah kerumah kita untuk berlibur, kamu ingat tidak ?
alicia : sebentar yah (segera mencari album foto ) ohh aku tau yah, yang orangnya bawel itu kan ?
ayah : tidak boleh seperti itu alice, dia itu tantemu
alicia : iya ayah aku tau , maaf
ayah : ya sudah sekarang persiapkan barang-barangmu untuk besok
alicia : iya yah. 
ayah: ingat jam 7 pagi dibandara, jangan kesiangan !
alicia : oke yah, bye
ayah : bye (menutup telfon)

Alicia merasa bingung dengan semua itu, lalu dia mengirim pesan ke semua sahabatnya. 
Isi pesan itu : guys nanti sore bisa kerumah aku engga ? ada yang ingin aku bicarakan.
Lalu tiba-tiba ada begitu banyak pesan yang masuk dari teman-temannya. Ada 5 pesan dan alice membukanya satu persatu.
<Ricca membalas : iya aku bisa>

<Rani membalas : maaf alice aku sepertinya tidak bisa, soalnya aku sedang sakit>

<Anna membalas : tentu saja aku bisa >

<Kurt memebalas : aku sepertinya bisa, tapi tidak janji>

<Zac membalas : tentu saja aku bisa >

Alicia sebenarnya tidak mau meninggalkan sahabat-sahabatnya itu, tapi ini semua demi kebaikan alice dan sepertinya sudah tidak ada yang bisa menahan alice untuk tetap stay .


Sore pun tiba Ricca, Anna, Kurt dan Zac pun datang kerumah Alicia. Dan kemudian mereka semua duduk diruang tamu, melihat wajah alicia yang sangat serius mereka semua merasa ada sesuatu yang sangat penting untuk di bicarakan
alicia : ada sesuatu penting yang harus aku ceritakan kepada kalian
anna : apa itu ? 
ricca : serius sekali, seperti ingin pergi saja (tertawa kecil) haha
anna : ricca jangan asal ngomong dong, alice ga mungkin pergi , benarkan lice ? kamu ga mungkin pergih kan ?
alicia :(menelan air ludah) iya ann semua yang dikatakan ricca itu benar
ricca : (belum sadar) tuh kan bener apa kataku ann, kamu sih engga percaya, (baru sadar ) hah ?(menengok kearah alice ) kamu serius lice ? mau pergi kemana ? dan kapan pulangnya ?
anna : alicia ini semua ga benerkan ? kamu ga mungkin ninggalin kita gitu aja kan ?
alicia : maaf ann , kata ayahku ini semua demi kebaikan ku. Aku akan pergi ke US dan mungkin aku engga akan pulang , tapi hanya berlibur kesini.
anna : terus kamu ngapain ke US ? dan kenapa ga pulang ?
alicia : kamu lihat jari-jari ini (menunjukan jarinya) dokter bilang kemungkinannya kecil untuk bisa bermain piano seperti dulu, jadi ayahku memutuskan untuk mencarikan seorang dokter profesional di US, dan aku tidak akan pulang karena pada saat aku sembuh nanti ayah akan membuatkan aku konser piano sendiri dan aku bisa menjadi seorang Pianist terkenal, jadi aku harap kalian mengerti
kurt : (bingung) apa semua ini harus dilakukan ? apa tidak ada jalan lain ?
alicia : aku harap juga begitu kurt, tapi sepertinya tidak ada jalan lain selain mengikuti saran ayahku
zac : lalu bagaimana dengan max ?
alicia : max ... 


BERSAMBUNG....


tetap stay di intannabilaa.blogspot.com

Kamis, 06 Juni 2013

The Pianist part 16

I don't own anything
                                                                              

cerita selanjutnya :


zac :(masih memeluk anna ) aku mencari cinta sejatiku
anna : (melepas pelukan zac dan langsung memutar badan menghadap zac ) cinta sejati ? zaman sekarang memang masih ada cinta sejati? (terseyum)
zac : kamu engga percaya akan adanya cinta sejati ? (mendekati wajah anna)
anna : (menghindar) hmm ... kalau iya kenapa dan kalau tidak kenapa?
zac : yaaaa tidak apa-apa sih hanya ingin bertanya, (menarik tangan anna untuk duduk dipinggiran rumah pohon) duduk disini saja
anna : oke, ohh ya kenapa kemu tiba tiba membicarakan cinta sejati ?
zac : (bingung) hmm itu.. itu aku engga tau kenapa , keluar begitu saja
anna : ohh (ga peka)
zac : memang kau mau menjadi cinta sejati ku ?( senyum jail)
anna : (terkejut) hah ? cinta sejatimu? engga tau deh (memalingkan pandangannya)
zac : kamu yakin engga mau? (meledeknya)
anna : aku engga bilang engga mau tapi aku bilangnya engga tau
zac : berarti bisa dong
anna : bisa apa ? (jutek)
zac : bisa dong kamu jadi cinta sejati aku
anna : engga tau deh ( mukanya memerah)
zac : hmmm kok mukanya merah gitu sih ? (meledeknya)
anna : ohh ini (mencari alasan) ini kepanasan , lihat aja muka aku langsung terpapar sinar matahari 
zac : masa sih ? (masih tetap meledeknya)
anna : iya (jutek) udah yuk kembali kesekolah lagi sepertinya sudah bel (mengalihkan perhatian)
zac : aku tadi sudah izin dengan pak alex agar kita di izinkan untuk keluar pada jam pelajaran sekolah
anna : tapi aku lapar
zac : hmm ya udah kalau gitu kita kekantin dulu baru abis itu ke kelas
anna: ya udah

#ditempat lain tempatnya di depan sekolah


Saat max baru saja mau pulang kerumah tiba-tiba saja ada seorang wanita yang memanggil max . Max mengira wanita itu adalah alicia tapi ternyata dia salah, wanita itu adalah hylda , karna saat itu max masih dilanda emosi max langsung meninggalkan hylda.
hylda : max tunggu !!
max : (tiba-tiba berhenti) pergilah ! jangan ganggu aku lagi !!
hylda : berapa kali harus minta maaf max ?
max : (pergi meninggalkan hylda) pergilah !!
hylda : ( mengejar max ) max !! (menarik tangan max ) max dengar dulu ! ini semua bukan sepenuhnya kesalahan ku , ini juga salah alice
max : (melepaskan genggaman hylda) sudahlah tidak usah dibahas lagi , sebaiknya kamu pulang sekarang !
hylda : tapi max ...
Max langsung masuk ke dalam mobil dan meninggalkan hylda sendirian di tengah jalan. Saat itu emosi max benar benar tidak stabil tapi untungnya max sampai dirumah dengan selamat dan langsung berpamitan dengan mom nya
max : mom ...
mom : iya max kenapa ?
max : mom jaga diri baik baik ya, aku akan sangat merindukan mom
mom : iya max , mom juga akan merindukan kamu
max : aku pamit mom
mom : hati hati dijalan max
max : iya mom
Kemudian max memasukan barang barangnya kedalam bagasi mobil dan langsung berangkat kebandara.

#ditempat lain tepatnya di kelas

Alicia saat itu benar benar dilanda kebingungan, disisih lain dia tidak ingin max pergi, tapi disisih lain dia juga ingin melihat max bahagia. Alicia pun akhirnya memutuskan untuk meminta surat izin pada bu lidya karna dia merasa tidak enak badan /sakit . Saat sampai dirumah dia terus memikirkan max, lalu dia bergumam dan menatap kaca " max, maafkan aku karna hanya ini yang bisa aku lakukan, andai tuhan memutar ulang waktu pasti aku takkan membiarkan kau pergi (menangis) , apa yang harus aku lakukan ? apa aku harus menemuinya untuk mengucapkan selamat tinggal ? iya benar, jika dia tidak bisa mengucapkan "selamat tinggal " padaku , maka aku yang harus mengucapkan " selamat tinggal " padanya, baiklah aku harus menemuinya. Lalu alicia bergegas menuju kerumah max tetapi alicia terlambat max sudah pergi ke bandara sekitar 1 jam yang lalu, karna keinginannya yang begitu besar bertemu dengan max , lalu alicia menyusul max kebandara.

# di bandara

Disana alicia mencari max, saat alicia kehilangan harapan dan saat itu juga alicia melihat max dan langsung menghampirinya.
alicia : max !! max !!
max : (menoleh kearah suara yang memanggilnya) alicia !
alicia : max maafkan aku, aku sebenarnya tidak mau semua ini , aku tidak mau kita putus (menangis)
max : (memegang tangan alicia) dengarkan aku alicia kita memang tidak pernah putus , sampai kapan pun
alicia : tapi yang ditaman tadi ?
max : itu hanya emosi semata, sudah jangan dipikirkan, kamu jaga diri ya, jangan lupa makan , aku menitipkan mom aku sama kamu ya
alicia : iya max pasti aku akan menjaga mom , bisakah satu jam saja tetap seperti ini ? aku pasti akan sangat merindukanmu!!
max: aku yang akan lebih merindukan mu (menghapus air mata alice) sudah jangan menangis, maafkan aku sudah membuatmu terlalu sering menangis
alicia : tidak.. bukan kamu yang membuatku menangis , tapi memang keadaan yang membuatku selalu menangis
max : aku punya sesuatu untuk kamu
alicia : apa itu ?
max : tutup matamu
alicia :(menutup matanya) hmm kira kira apa ya? (meledek)
max : tunggu sebentar..(mengambil hadiah itu di tasnya) sekarang buka mata kamu 
alicia : (terseyum lebar) apa ini ?
max : aku mau kamu membukanya saat aku sudah masuk kedalam pesawat
alicia : kenapa tidak sekarang saja ?
max : karna ini sangat spesial, jadi ku mohon kau membukanya saat aku sudah masuk kedalam pesawat
alicia : baiklah
max : jagalah dengan baik hadiah ini, sepertinya sudah waktunya aku pergi, (memeluk alicia) ingat pesanku jaga dirimu baik baik
alicia : iya max, selamat tinggal
max : selamat tinggal alice, jika kita berjodoh pasti akan bertemu lagi entah dimana itu.
alicia : iya max pasti !
Max pun pergi meninggalkan alicia dengan sebuah kado istimewa ditangannya.  Akhirnya max pun sudah menghilang dari pandangan alicia dan alicia memutuskan membuka kadonya itu dirumah saja.




#ditempat lain tepatnya di kantin sekolah


Saat itu zac dan anna sedang makan siang dan sepertinya mereka benar benar sudah sangat akrab.
zac : loh kok kamu hanya beli roti? katanya lapar (mengejek)
anna : sudah diam saja ( menyodorkan roti itu kemulut zac) ini kau saja yang makan !
zac : ( menatap anna ) 
anna : (tersenyum) kenapa kamu ini ?
zac : (mengigit roti itu dan menelannya) rotinya enak
anna : kamu makan rotiku ?
zac : kan kamu yang memberikannya kepadaku tadi
anna : uhhh sudahlah aku udah engga lapar, aku mau kekelas saja !(jutek)
zac : kamu yakin ? roti ini sangat enak loh (meledeknya)
anna : buatmu saja nanti aku tinggal beli lagi (pergi meninggalkan zac )
zac :(mengejar anna ) masa begitu saja marah ?
anna : aku tidak marah (masih berjalan)
zac : terus kenapa pergi begitu saja ?
anna : berhentilah mengikutiku !
zac : tapi aku.......


BERSAMBUNG ...


tetap stay di intannabilaa.blogspot.com


Rabu, 05 Juni 2013

The Pianist part 15

i don't own anything
                                                                                                                                            

Cerita sebelumnya : Disaat anna berusaha menjauhi zac tapi ricca malah berusaha mendekati kurt, dan alice sepertinya diambang kebingungan dan keresahan. Alicia pun dihadapi oleh 2 pilihan yang sulit masa depannya dan kehidupannya di sini bersama orang-orang yang dia cintai. Keputusan ini sangat berat bagi alice dan manakah yang akan alice pilih ? kita saksikan saja sekarang

                                                                                                                                            


Alicia sangat bingung dan terus memikirkan kata ayahnya "demi masa depan kamu", lalu alicia bergumam " ayah tau apa tentang masa depanku? tapi ide ayah tidak ada salahnya... arghh aku bingung tapi aku engga bisa ninggalin mereka begitu aja, padahal kehidupanku yang indah baru saja dimulai namun kenapa begitu banyak cobaan, ayah benar ini semua demi masa depanku (menghela nafas) tapi..(berdiri didepan kaca) ini aku, aku punya cita-cita yaitu mempunyai konser piano sendiri di USA dan menjadi seorang pianist , iya pasti bisa ". Setelah hampir 2 jam berbicara sendiri (dia berbicara sendiri bukan berarti gila hanya harus mengekspresikan diri) alice pun memutuskan untuk tidur dan kemudian telfon rumah  berbunyi lalu dia mengangkatnya
alicia : iya dengan kediaman schneider, ini siapa ?
*** : ini ...
alicia : ini siapa ?
*** : ini... tebak siapa aku (suara misterius)
alicia : ya sudah kalau tidak mau memberi tau nama akan ku tutup sekarang, terima kasih telah menelfon selamat malam
*** : oke oke (belum selesai bicara sudah dipotong oleh alice
alicia : aha aku tau siapa kamu, kamu.. kamu satpam komplek kan ?
*** : aduhh bukan, ini aku max
alicia : ohh max hehe aku kira satpam komplek abisnya suaramu agak bindeng
max : iya nih aku lagi flu
alicia : kamu flu ? serius?
max : iya (mengusap-usap hidungnya) aku flu nih
beberapa menit kemudian setelah berbincangan mereka yang sangat panjang~. Alicia pun menutup telfon dari max dan langsung pergi tidur.


Ke esokan harinya

Pagi harinya alicia merasa hari paling tidak bersemangat dalam hidupnya itu adalah hari itu .

#di tempat lain , tepatnya dirumah max

saat max mau bersiap siap berangkat sekolah tiba tiba saja ibunya memanggilnya dan ingin membicarakan sesuatu.
mom: max kemari sebentar mama mau bicara
max : iya kenapa mom ?
mom : jadi begini mama dan ayah telah setuju akan mengikut sertakan kamu dalam kepindahan kantor ayah kali ini
max :(terkejut) apa ??? pindah ? mama tidak bercandakan ?
mom : iya max, mom engga bercanda
max : terus bagaimana dengan sekolah aku disini ?
mom : semuanya akan diurus sama ayah mu nanti disana
max : memangnya ayah akan pindah kantor dimana ?
mom : kalau tidak salah di New York
max : apa ? New York ? kapan ayah akan pindah ?
mom : hari ini, jadi hari ini kamu tidak usah sekolah ya, mom sudah mengemasi barang-barang kamu
max : tapi aku belum pamit sama teman-teman aku mom, memangnya kenapa aku harus ikut?
mom : ini saatnya kamu lebih kenal dengan ayahmu dan belajar mandiri (menitikkan air mata)
max : mom please aku engga mau pindah ( memegang tangan mom dan berusaha menyakinkan mom)
mom : maaf max keputusan mom dan ayah sudah bulat, kamu hanya punya waktu sampai jam 1 siang untuk mengucapkan "selamat tinggal " pada teman temanmu
max : mom (berlutut) aku mohon, aku hanya mau bersama mu mom , aku mohon !!
mom : maaf max kali ini mom engga bisa bantu kamu (pergi meninggalkan max sambil menangis)

Saat itu max hanya terbaku menatap waktu yang terus berjalan, max pun bergegas mengganti bajunya dan langsung pergi menuju rumah alicia. Saat tiba dirumah alicia ternyata alicia sudah berangkat sekolah , lalu max memutuskan untuk kesekolah sekalian berpamitan dengan teman temannya. Saat tiba disekolah max melihat alicia di taman sekolah dan langsung menghampirinya.
max : alice !! alicia !!
alicia : (menoleh kearah max ) iya ?
max : kamu kenapa ?
alicia : aku engga ngerti kenapa jadi seperti ini ? (tatapan kesedihan)
max : kamu kenapa sih ?
alicia : ( menoleh kearah max lagi) kamu tau rasanya jadi aku itu gimana ? aku rasa hubungan kita sampai disini aja ( mengalihkan pandangannya ke rerumputan )
max : maksudkamu ? kita putus ?
alicia : iya , aku udah engga bisa jalanin hubungan ini lagi, kita jadi teman saja ya (pergi meniggalkan max )
max :(menarik tangan alicia) tunggu dulu ! memang kenapa kita harus putus ? apa engga bisa dibicarakan dengan baik ?
alicia : maaf max, bila kita berjodoh pasti kita akan bertemu lagi
max : alicia tunggu ! ini hari terakhir aku di indonesia, aku akan pindah ikut ayahku, jadi aku harap kita engga putus, tapi bila ini sudah menjadi keputusanmua aku doakan semoga kamu bisa bahagia dan dapat yang lebih baik dariku
alicia : kamu sudah menjadi yang terbaik dalam hidupku ,tapi memang keadaan tidak memungkinkan kita untuk terus berpacaran, lebih baik berteman saja 
Lalu mereka saling berdiri dan meninggalkan taman tanpa ada salah satu dari mereka yang mengucapkan " selamat tinggal ". Alicia sangat sedih dan dia tidak bisa membendung rasa sedih itu sendiri dan memutuskan untuk menceritakannya kepada ricca yang ada dikelas saat itu.



#di kantin

Anna sedang menikmati minumannya lalu datanglah zac yang menghampirinya dan mengajaknya berbincang.
zac : hii (mendekati wajah anna ) kenapa sendirian ? yang lain mana ?
anna : aku tidak tahu (tersenyum)
zac : ikut aku kesuatu tempat yuk, aku ingin menunjukan sesuatu kepadamu
anna : kemana ? 
zac : sudah ikut saja (menarik tangan anna)
anna : zac !!! apaan sih lepasin dong tangan aku sakit nih !
zac : maaf.. maaf , ya sudah kamu mau ikut aku secara baik atau aku paksa?
anna : iya aku mau ikut secara baik (tersenyum paksa)
zac : nah gitu dong
Zac membawa anna kesebuah taman dekat sekolah tapi bukan taman sekolah , taman itu letaknya ada di seberang sekolah.
zac : tutup mata mu
anna : loh kenapa harus ditutup ?
zac : sudah tutup saja 
anna : iya.. iya 
zac :(memegang tangan anna ) pelan pelan ya, nah sekarang kamu melangkah ditangga 
anna : bahaya engga nih ?
zac : tenang saja aku akan menjagamu dan akan ku tuntun sampai keatas sana
anna : ya udah 
zac : ayo langkahkan kaki mu, satu, dua,  2 anak tangga lagi, tiga dan empat sampai deh 
anna : udah boleh buka mata nih ?
zac : etss jangan dulu, tunggu sampai aku  " buka "
anna : lama sekali sih
zac : oke oke sabar, sekarang buka mata kamu
anna : wow indah sekali (terseyum bahagia)
zac : bagaimana ? kamu suka engga ?
anna : suka banget, pemandangannya asli banget
zac : jadi bagaimana kalau tempat ini kita jadikan tempat latihan duet kita ?
anna : ide yang bagus, ya sudah mulai dari kamu dulu,
zac : yasudah, sekarang nih ?
anna : terserah
zac : ya udah sekarang

[Zac:]Can you imagine what would happen if we could have any dream'
I wish this moment was ours to own it
And that it would think never leave
[Anna:]Then I would thank that star that made our wish come true
Cause he knows that where you are is where
 I should be too
[Zac and Anna:]Right here, right now
I'm lookin' at you
And my heart loves the view
Cause you mean everything
Right here, I promise you somehow
That tomorrow can wait some other day to be
But right now there's you and me
[Anna:]If this was forever, what could be better before it proved it was
But in two thousand one hundred twenty-three hours invented the universe
There's gonna be everything in our whole world change
And you know that where we are will never be the same
Oh no
[Anna:]Right here, right now
I'm lookin' at you
And my heart loves the view
Cause you mean everything
Right here, I promise you somehow
Tomorrow can wait some other day to be
But right now there's you and me
[Anna:]Oh we know its comin'
And it's comin' fast(But theres always you and me)Oh yeah
[Zac:]So lets make this second last
[Both:]Make it last
[Zac:]Right here
[Anna:]Oh right now
[Zac:]Yeah I'm lookin at you
[Anna:]And my heart loves the view
[Zac:]Cause you mean everything
[Both:]Right here, I promise you somehow
[Zac:]That tomorrow can wait
[Anna:]Some other day to be
[Zac:]To be,But right now there's you and me
[Anna:]You and me
[Zac:]You and me
[Anna:]Oh you and me
[Zac:]But right now is
[Both:]You and me
 {` catatan : kalau tidak tahu lagu ini bisa diputar di media music yang telah tersedia disebelah kanan , judulnya right here right now- HSM )



Lalu tiba tiba Zac memeluk anna dari belakang.
anna :(terkejut) zac ?
zac : tetaplah seperti ini sampai aku menemukan yang aku cari
anna :(tidak tega melepasnya) yang kau cari ? apa itu ?
zac :(masih memeluk anna ) aku mencari.....

BERSAMBUNG....

tetap stay di intannabilaa.blogspot.com

Minggu, 02 Juni 2013

The Pianist part 14

Maaf sebelumnya karna sudah menunggu cerita ini begitu lama, ini semua karna gangguan terknis dan terima kasih karena sudah membaca.
                                                                                                            
 I don't own anything                                                                              

Cerita sebelumnya : disaat moment anna dan zac lagi romantis romantis nya anna malah takut jatuh cinta sama zac. Dan ricca sedang diambang ke galauan menghadapi kurt. Dan alicia sedang merasakan indahnya jatuh cinta. kita saksikan aja yuk kelanjutan ceritanya....

                                                                                                           

#diruang musik
anna datang dengan wajah panik
zac : kamu kenapa ann ?
anna : aku bingung (pasang muka panik)
zac : sini duduk dulu, ceritakan padaku apa yang sebenarnya terjadi
anna : ricca... (tersedu-sedu) ricca belum ketemu sampai sekarang, bagaimana ini? kasihan ricca 
zac : ya udah kita cari bersama sama ya,
anna : tidak usah tadi aku sudah janjian sama anna untuk ketemu dikantin
zac : aku anterin ya
anna : engga usah zac, kamu berlatih saja dulu
zac : hmmm ya sudah lah (curiga)
anna : tunggu aku ya (tersenyum)
zac : (tersenyum kembali) iya
anna pun merasa tidak enak bersikap seperti itu dengan zac tapi mau bagaimana lagi perasaan anna sudah campur aduk saat itu

#diuks

ricca yang masih menjaga kurt dan sepertinya kurt keadaan kurt sudah mulai membaik, lalu karna ricca melihat kurt masih belum sanggup berdiri sendiri akhirnya ricca memutuskan untuk meminta surat izin untuk kurt agar bisa beristirahat di rumah.

beberapa jam setelah ricca mengantar kurt pulang dan ricca kembali lagi kesekolah. Saat ricca datang itu adalah jam terakhir sekolah , lalu bel pun berbunyi. Ricca bergumam " kalau seperti ini jadinya harusnya tadi aku tidak usah kembali kesekolah". Alicia dan anna datang untuk menghampiri ricca

alicia : heii ric, kamu kemana aja sih? dari tadi kita nyariin kamu loh
ricca : iya sorry tadi aku habis menemani kurt di uks dan mengantarnya juga kerumahnya (menghela nafas)
anna : hah ? serius ? kamu nemenin kurt sampai bel pulang ? ini pasti ada sesuatu
ricca : hah ?(bingung) tidak ada kok, aku hanya kebetulan lewat kelas kurt lalu melihat kurt dihukum didepan kelas dan kemudian aku menolongnya 
alicia : (menaikan satu alisnya) kamu yakin kalian tidak ada hubungan ?
ricca : aku yakin ! 
alicia : yaudah kalau gitu aku pulang duluan ya 
(lalu handphone alice pun berbunyi dan dia mengangkatnya) 
alicia : iya max kenapa ?
max : kamu dimana ? aku udah diparkiran
alicia : ohh iya iya aku kesana sekarang
max : oke, hati hati ya
alicia : siap bos hehe 
max : kamu tuh ya haha
alicia : hehe aku kenapa ? lucu ya? udah deh ngaku aja aku lucu kan ?
max :(tertawa) haha iya kamu lucu banget , yaudah kamu kesini dong sekarang
alicia : oke deh (menutup telfon)
ricca dan anna hanya bingung melihat kedekatan max dan alicia yang begitu akrab
alicia : hei guys gue duluan ya
anna :(curiga) kamu mau kemana ? bukannya kamu kalau pulang selalu bareng kami ?
alicia : hehe sorry guys , max udah nunggu aku di parkiran (tersenyum)
ricca : max ?
anna : nunggu kamu ?
ricca : diparkiran ?(muka heran)
alicia : iya , loh kok kalian bingung gitu ?
anna : kalian tuh ada hubungan apa sih ?
alicia :(bingung) kami... kami.. kami hanya berteman kok
anna : kamu yakin ?
alicia : iya
anna : engga biasanya kamu begini
alicia : hmm ann besok aja ya kita lanjutin perbincangan ini , max udah nungguin aku
anna : (cuirga) hmm yaudah hati hati
alicia : bye
anna&ricca : bye alice
Alicia pun keluar kelas dan lansung menuruni tangga menuju parkiran. Sementara itu anna dan ricca masih curiga dengan hubungan alicia dan max karna alicia tidak pernah cerita soal hubungan mereka. Saat alicia bertemu max diparkiran max langsung menggandeng alice dan membukakan pintu mobil untuknya dan alicia berkata " ohh so sweet thanks max ", max menjawab " sama sama alice " , dari kejauhan anna dan ricca melihat max dan alicia sangat akrab seperti bukan hanya sekedar teman melainkan seperti layaknya pasangan kekasih. Akhirnya sampai dirumah Alicia 

#dihalaman belakang rumah Alicia


Terlihat Max yang sedang membantu alicia untuk meregangkan otot-otot di tangannya, dan seketika alicia menjadi murung dan langsung duduk dibawah pohon

max : loh kok kamu murung ?
alicia :(menekuk kakinya dan menaruh kepalanya di dengkul) ini semua percuma max, aku engga akan bisa sembuh, kalau pun bisa sembuh pasti waktunya tidak tepat dengan audisi GIA
max : (merengkul alicia) kamu tau disaat kamu menyerah aku akan selalu membantu kamu agar kamu bisa bangkit dari keterpurukan, tapi jangan sekali kali kamu menyerah
alicia : aku engga yakin max kalau aku bisa (menitikkan air mata)
max : kamu pasti bisa ! ini bukan seperti alicia yang aku kenal, alicia yang aku kenal adalah alicia yang ceria, lucu, punya semangat yang tinggi, tidak mudah menyerah
alicia : kamu engga ngerti apa yang aku rasain max
max : aku ngerti , karena dulu aku sempat difonis dokter tidak akan bisa bermain gitar karna dulu kondisiku juga sama dengan mu, malah aku lebih parah sampai difonis selamanya tidak akan bisa bermain gitar atau alat musik lainnya. Tadinya aku sempat ingin menyerah tapi hidup sangat singkat kalau hanya diratapi dan kemudian aku berusaha lebih keras padahal saat itu orang tuaku sedang dilanda oleh perceraian yang membuatku semakin terpuruk, tapi aku yakin dimana ada usaha pasti ada jalan keluarnya dan kemudian aku melihat kamu saat waktu dimos, aku melihat kamu terseyum manis, disitulah aku mendapat keyakinan untuk bangkit, kamulah semangatku alice, kamu menyerah aku pun akan menyerah, jadi tolong dengarkan aku (menangkat dagu alicia dan menghapus air matanya) kalalu kamu bingung mencari jalan keluarnya biar aku yang mencari jalan keluarnya
alicia : max..
max: biar aku yang merasakan sakitnya ( memegang tangannya sendiri dan berusaha merasakan sakit yang dirasakan alicia)
alicia : (memegang tangan max ) jangan max... jangan.. (menangis) kamu engga perlu ngelakuin ini  semua, cukup aku aja yang merasakan sakit ini
max :(menghapus air mata alicia) alice jangan pernah menyerah karna masih ada aku, ayah kamu, sahabat sahabat kamu yang akan selalu membantu dan memberimu suport
alicia : (memeluk max ) terima kasih max... 
Dibalik pintu ayah alicia mendengar percakapan mereka dan sepertinya ayahnya alicia merasa bersalah karna tidak melakukan apapun disaat anaknya membutuhkan bantuan ayahnya, dan kemudian ayah alicia mendapatkan ide untuk membantu anaknya itu.

Malam pun tiba max pun pamit pulang kepada jack (ayahnya alicia) dan alicia. Setelah max pulang jack mengajak alicia untuk bicara soal tangan itu

ayah : alice bagaimana keadaan tanganmu?
alicia :(sembil memegang tangannya) ohh tanganku baik baik saja, memang kenapa yah ?
ayah :(berbicara dengan serius) jadi begini ayah sudah memilih dokter terhebat di america untuk menyembuhkan tanganmu itu
alicia : ayah serius ? ( tersenyum bahagia) terima kasih ayah, (melihat wajah ayahnya) lalu....
ayah : lusa ayah akan langsung membawamu kesana dan sepertinya kamu tidak perlu mengikuti audisi GIA, karna nanti disana ayah akan langsung membuat konser pianomu sendiri
alicia : ayah serius? konser piano sendiri? wow ( menghela nafas) tapi ayah bagaimana dengan kehidupanku disini ? bagaimana dengan max, anna, ricca, rani dan kurt ?
ayah : pasti mereka akan mengerti karna ini semua demi kebaikanmu dan demi masa depanmu alice
alicia : tapi dad aku engga bisa, aku engga bisa meninggalkan mereka begitu saja
ayah : tapi kalian semua masih bisa bertemu saat liburan
alicia: maaf yah keputusan ini terlalu berat, aku tidak bisa memutuskannya sekarang

BERSAMBUNG.....


manakan yang akan alicia pilih masa depannya atau sahabat-sahabatnya dan cinta sejatinya ? tetap stay di intannabilaa.blogspot.com