Dicerita sebelumnya alice bertemu dengan seorang pria bernama Kurt Gordon . Kurt Gordon adalah seorang pemain biola jalanan yang sangat berbakat karna dari itu alice ini menonton sedikit dari pertunjukan biola jalanan itu dan ternyata malah menjadi perkenal yang menyenangkan tapi tak disangka ayah alice marah besar karna alice pulang terlambat . Bagaimanakah kisahnya ? kita saksikan saja sekarang
Saat alice pulang sekolah dan mulai memasuki rumahnya yang megah itu tampak seorang pria tua yang sedang menunggunya dan ternyata itu adalah ayahnya alice yang sedang membendung rasa marah kepada anak semata wayangnya itu
ayah : dari mana saja kamu?!!
alicia : daa..dariii sekolah yah teruss... sehabis itu hmmm..hmmm (alice pun takut untuk menjawabnya)
ayah : habis itu kemana?! jawab ayah alice (nada kemarahan)
alicia : seee....habiss itu alice menonton pertunjukan biola jalanan yah (alice pun akhirnya pasrah)
ayah : biola jalanan ? bukankah kita sudah memiliki okestra sendiri ?
alicia : aku tau pah tapi aku bosan melihatnya sejak mom pergi kenapa ayah seperti ini sih ? aku kan juga ingin main seperti teman temanku yang lain!
ayah : bosan kamu bilang... kenapa bosan coba jelaskan ? ayah hanya mencoba untuk menjagamu
alicia : ayah tidak mengerti perasaanku !!
lalu alice berlari kekamarnya dan menghempaskan tubuhnya ke kasur dan menangis " kenapa sih ayah tuh ga ngerti perasaan aku? apasih salahku ? mom aku kangen ! "
*pagipun tiba
saatnya alice berangkat kesekolah untuk menemui sahabat yang dia sayangi disekolah
*didalam mobil
alice : pak setelah sekolah jangan langsung pulang ya kita ketaman tulip dulu ,nanti temen aku juga ikut kok jadi aku aman
pak sopir : baik non, tapi non sudah izin kan sama tuan ?
alice : belum pak , nanti akan alice telpon
*disekolah
waktu mau jalan kekelas ketemu sama anna
Anna : hei alice
alicia : hai ann (nada datar)
anna : kamu kenapa murung ?
alicia : tidak apa apa
anna : apakah kamu yakin?
alicia : iya hanya masalah dengan ayah ku saja
anna : kenapa ayahmu?
alicia: ayah memarahiku karnaa.... (lalu berhenti bicara)
anna : karna apa alice ? (heran)
ternyata alice terdiam karna melihat poster audisi music GIA(go international america) tinggal 2minggu lagi alice sedikit kebingungan, lalu tak lama ada seorang laki laki yang memanggil Anna yaitu wakil osis yang bernama Max keepler .
anna : alice nanti kita lanjutkan dikelas ya!
alice : iya ann
anna : okedeh
lalu akhirnya alice sambai kekelas di kelas dia bertemu dengan Ricca dan Rani
Ricca : hei alice kamu sudah mengerjakan PR matematika yang kemaren bu lidya kasih ?
Alicia : ...... (hanya melamun dengan tatapan benuh beban)
Rani : alice kamu kenapa sih ? aliccceee!!
ricca : alice halloo alice !!
alicia pun sadar dan berkata " ya kenapa ?"
rani : itu si ricca tadi bertanya kepadamu kamu udah pr matematika ?
alicia: memangnya ada pr? | alicia pun teringat kalau hari ini pelajaran matematika dan ada pr
ricca : ada , kamu belum ?
alicia ; belum hehe aku lupa
ricca dan rani hanya menggeleng gelengkan kepalanya
alicia : loh kenapa ? akan ku kerjakan
tapi ternyata sudah bel
alicia : ohh my god udah bel gimana nih belum selesai lagi prnya (panik)
ricca : kamu lagian gimana sih kok bisa lupa biasanyakan kamu yang paling selesai pertama dikelas ini lagian kamukan ahlinya hitung hitungan
rani : tau nih sekarang gimana ?
alicia : yaa paling dihukum
ricca: huhhh yasudah kami akan bilang kepada ibu lidya kalau kami juga tidak mengerjakan pr agar kamu tidak sendirian di hukum
rani : apaa ric? aku sih ga mau
ricca: ranii kamu ga boleh egois gitu kasian alice pasti dia lgi ada masalah
alicia : sudahlah tak usah berkorban seperti itu lagian ini juga salahku
rani : tuhh denger sendiri alicenya aja bilang gitu
ricca : kita ga mau membiarkan kamu dihukum sendirian
alicia : tapi....(belum selesai bicara langsung dipotong dengan kedatangan bu lidya
lalu tiba tiba seisi kelas menjadi dingin dan hampa
bu lidya : ayo kumpulkan pr kalian , bagi yang tidak mengerjakan berdiri kedepan
lalu alicia berdiri kedepan karna dia tidak mengerjakan pr dan tiba tiba ricca dan rani ikut berdiri didepan
bu lidya : apa apaan ini kenapa kalian bertiga tidak mengerjakan pr ?
alicia : hanya saya bu yang tidak mengerjakan pr , mereka mengerjakan pr dan mereka berbohong hanya untuk menemani saya saat dihukum nanti bu
rani dan ricca pun tersontak kaget dengan pengakuan yang dibuat oleh alice " alice apa yang kamu katakan, kami memang tidak mengerjakan pr "
bu lidya : jadii sebenarnya siapa yang tidak mengerjakan pr alice ?
alice : hanya saya bu , jadi hukum saja saya
rani: tidak bu kami memang tidak mengerjakan pr
ricca : betul itu bu
bu lidya : alice lari 10x dilapangan dan kalian kembali duduk kumpulkan tugas kalian
rani dan ricca : baiklah bu
lalu alicia pun berlari menuju lapangan sambil diawasi oleh bu lidya , lalu lewatlah seorang laki laki dan bu lidya pun memanggilnya
lalu alicia berdiri kedepan karna dia tidak mengerjakan pr dan tiba tiba ricca dan rani ikut berdiri didepan
bu lidya : apa apaan ini kenapa kalian bertiga tidak mengerjakan pr ?
alicia : hanya saya bu yang tidak mengerjakan pr , mereka mengerjakan pr dan mereka berbohong hanya untuk menemani saya saat dihukum nanti bu
rani dan ricca pun tersontak kaget dengan pengakuan yang dibuat oleh alice " alice apa yang kamu katakan, kami memang tidak mengerjakan pr "
bu lidya : jadii sebenarnya siapa yang tidak mengerjakan pr alice ?
alice : hanya saya bu , jadi hukum saja saya
rani: tidak bu kami memang tidak mengerjakan pr
ricca : betul itu bu
bu lidya : alice lari 10x dilapangan dan kalian kembali duduk kumpulkan tugas kalian
rani dan ricca : baiklah bu
lalu alicia pun berlari menuju lapangan sambil diawasi oleh bu lidya , lalu lewatlah seorang laki laki dan bu lidya pun memanggilnya
bu lidya : max kemari,
max: iya bu ada apa ?
bu lidya : tolong gantikan ibu mengawas anak yang sedang berlari itu
max : baik bu
bu lidya : dia baru lagi 3x ingat!!
max : baik bu
max terus mengawasi alice yang sedang berlari, tanpa max sadari alice pun mulai melemah dan akhirnya pingsan saat diputaran ke9, max pun panik dan menggotong alice ke uks
alice pun sadar
alice : kamu siapa ? kenapa aku ada diuks ?
max : aku max wakil osis yang tadi disuruh bu lidya untuk mengawasimu
alice : ohh lalu mana bu lidya ?
max : dia sedang mengajar, mau minum ?
alice : boleh
lalu max memberikan minuman itu kepada alice
max : kenapa kamu bisa dihukum ?
alice : aku tidak mengerjakan pr karna lupa
max : ohh seperti itu - max pun bergumam dalam hati " kenapa anak sepintar dan secantik dia bisa dihukum? anna bilang dia gadis yang pintar dan rajin , pasti ada penjelasan dari semua ini "
alice : maxx..maxx
max : yaa ada apa ? (menghentikan lamunannya )
alice : bisa kau antar aku kekelas
max : bagaimana ya aku masih ada rapat osis, tapi yasudahlah ayo mari kuantar
alice: terima kasih
max pun mempopong tubuh alice ke kelas dan max bergumam lagi " kenapa perasaanku seperti ini? ada apa dengan ku? kenapa jantungku berdetak kencang ? apa akuu ahh tidak mungkin "
alice : kelas 11ipa1 disebelah sana kenapa kamu lurus ? apa yang kamu pikirkan ? max.. maxx
max yang baru sadar dari lamunannya pun berkata : ohh iya aku tau kok disana tapi aku mau keruang osis sebentar , mau izin dulu sama anna
alice : baiklah ohh ya aku sudah bisa jalan sendiri kok tidak osah di popong
max : kamu yakin ?
alice : sangat yakin, sudah sana temui anna
max : baiklah kamu hati hati ya
max: iya bu ada apa ?
bu lidya : tolong gantikan ibu mengawas anak yang sedang berlari itu
max : baik bu
bu lidya : dia baru lagi 3x ingat!!
max : baik bu
max terus mengawasi alice yang sedang berlari, tanpa max sadari alice pun mulai melemah dan akhirnya pingsan saat diputaran ke9, max pun panik dan menggotong alice ke uks
alice pun sadar
alice : kamu siapa ? kenapa aku ada diuks ?
max : aku max wakil osis yang tadi disuruh bu lidya untuk mengawasimu
alice : ohh lalu mana bu lidya ?
max : dia sedang mengajar, mau minum ?
alice : boleh
lalu max memberikan minuman itu kepada alice
max : kenapa kamu bisa dihukum ?
alice : aku tidak mengerjakan pr karna lupa
max : ohh seperti itu - max pun bergumam dalam hati " kenapa anak sepintar dan secantik dia bisa dihukum? anna bilang dia gadis yang pintar dan rajin , pasti ada penjelasan dari semua ini "
alice : maxx..maxx
max : yaa ada apa ? (menghentikan lamunannya )
alice : bisa kau antar aku kekelas
max : bagaimana ya aku masih ada rapat osis, tapi yasudahlah ayo mari kuantar
alice: terima kasih
max pun mempopong tubuh alice ke kelas dan max bergumam lagi " kenapa perasaanku seperti ini? ada apa dengan ku? kenapa jantungku berdetak kencang ? apa akuu ahh tidak mungkin "
alice : kelas 11ipa1 disebelah sana kenapa kamu lurus ? apa yang kamu pikirkan ? max.. maxx
max yang baru sadar dari lamunannya pun berkata : ohh iya aku tau kok disana tapi aku mau keruang osis sebentar , mau izin dulu sama anna
alice : baiklah ohh ya aku sudah bisa jalan sendiri kok tidak osah di popong
max : kamu yakin ?
alice : sangat yakin, sudah sana temui anna
max : baiklah kamu hati hati ya
dengan perasaan berat hati akhirnya max meninggalkan alice
alice pun berjalan sendirian kekelas
*dikelas
alice pun berjalan sendirian kekelas
*dikelas
ricca : ya ampun alice kamu ga papa ?
rani : alice kamu kenapa pucet ?
alice : aku tidak apa apa guys tenanglah sedikit
ricca : aku harus memanggil anna, rani tunggulah disini sebentar jagalah alice
rani : baiklah
ricca pun berlari ke ruang osis untuk memanggil anna
ricca : anna.. anna
disisi lain rani yang sedang menjaga alice
alice :ran aku ketoilet dulu ya
rani : kamu kuat ?
alice : iya kuat
rani : okedeh
alice pun berjalan sendiri ke toilet entah kenapa hari itu dia sangat lemah hingga akhirnya dia pingsan sebelum sempat ke toilet, dan samar samar alice melihat sosok laki laki yang memanggil namanya dan menggotong dirinya langsung kerumah sakit
*dirumah sakit
alice perlahan lahan sadar dan melihat wajah anna , ricca dan rani . lalu alice pun berusaha untuk melihat keadaan disekitar dan tak ada sesosok pangeran yang telah menyelamatkan nyawanya itu alice hanya terpaku bingung dan mencoba mengingat wajah sang pangeran tapi dia tak ingat , yang hanya alice ingin katakan kepada orang yang menyelamatkan dia adalah terima kasih tapi sepertinya itu semua tidak mungkin.
Ricca pun segera menelfon ayahnya alicia " halo om jack bisa kerumah sakit sebentar ,alice pingsan tadi disekolah lalu sekarang dirumah sakit " lalu ayah alicia menjawab " baiklah om akan segera kesana ,rumah sakit dekat RIS kan ? " , lalu ricca menjawab " iya om " , ayah ricca " terima kasih saya akan segera kesana".
sementara teman temannya sibuk mengobrol dan mengupas buah untuk alice , alice masih memikirkan siapa pangerannya itu lalu dia sempat berfikir dan bergumam dalam hati " apa mungkin itu max ? tapi itu tidak mungkin pada saat itukan max sedang rapat osis " lamunannya pun terbuyarkan dengan suara pintu yang terbanting
alice : siapa itu ?
ricca : itu ayah mu
ayah : alice kenapa kamu bisa seperti ini ? maaf kan ayah karna sudah melarangmu kemarin ,ayah hanya khawatir sama kamu lice
alice : aku tau yah, ini gara gara aku tadi tak sempat sarapan
ayah : ohh seperti itu lain kali sarapan ya
alice : iya yah
ayah : kalian lapar ? (menanyakan kepada ricca ,anna, rani )
ricca dan rani : iya om hehe
anna : huss kalian itu
ayah : om mau keluar dulu ya membeli makanan
namun tiba tiba alicia teringat tentang janjinya pada kurt, alice pun bergumam lagi didalam hati " bagaimana ini apakah kurt masih menungguku ? apa aku menyuruh ricca saja untuk menemuinya dan meminta maaf kepadanya karna aku tidak bisa datang hmmmm baiklah akan kusuruh ricca "
alice : ricca ke sini sebentar deh
ricca : iyap ?
alice : bisakah ku memohon sesuatu
ricca :bisa apa itu?
alice : aku punya seorang teman bernama kurt gordon dan aku memiliki janji padanya untuk bertemunya hari ini di taman tulip deket komplek, bisa kan kau menemuinya dan meminta maaf padanya kalau aku tidak bisa datang
ricca : baiklah alice, kamu tunggu ya aku hanya sebentar
alice : lama juga tak apa haha hanya bergurau
lalu ricca pun memenuhi permohonan alice dan ricca akan bertemu dengan kurt ,tapi sepertinya ricca sangat kebingungan dengan janji yang dibuat alice dan sepertinya ricca juga penasaran dengan kurt. Ricca pun berjalan menuju mobil dan mengendarainya sampai ke taman tulip. Setelah sampai ditaman tulip ricca kebingungan dengan wajah kurt
ricca " yang mana yang nama kurt disini banyak sekali orang , haduhh tadi aku harusnya bertanya pada alice aku telfon saja deh "
ditelfon
ricca : halo alice yang namanya kurt yang mana ?
alice : dia membawa biola dan dia memakan topi
ricca : ohh iyaa aku melihatnya, okedeh sampai jumpa
ricca melihat sesososk laki laki yang tampan dan gagah lalu dia menepuk pundaknya (dia menepuk pundaknya bukan mau di hipnotis tapi hanya untuk menegor )
ricca : hei apa kau kurt
kurt : iya aku kurt
lalu saat kurt menoleh ke arah ricca bukan main ricca sepertinya jatuh cinta pada kurt karna kurt sangat tampan
ricca : hmmm.. hmmm (ricca pun gugup)
kurt : iya ada yang bisa saya bantu ?
ricca : hmmm iii...iituu teee...teman saya alice dia tidak bisa datang menemuimu karna dia sedang sakit sekarang dia dirumah sakit dekat RIS
kurt : alice sakit ?(panik)
ricca pun heran melihat kurt panik
ricca : iya mau menjenguk ?(heran)
kurt : iya jika boleh
ricca : tentu saja boleh
lalu mereka berdua pergi menuju rumah sakit tempat dimana alice dirawat , namu tiba tiba.......
BERSAMBUNG...
penasaran ? tetep stay di intannabilaa.blogspot.com
ricca pun berlari ke ruang osis untuk memanggil anna
ricca : anna.. anna
disisi lain rani yang sedang menjaga alice
alice :ran aku ketoilet dulu ya
rani : kamu kuat ?
alice : iya kuat
rani : okedeh
alice pun berjalan sendiri ke toilet entah kenapa hari itu dia sangat lemah hingga akhirnya dia pingsan sebelum sempat ke toilet, dan samar samar alice melihat sosok laki laki yang memanggil namanya dan menggotong dirinya langsung kerumah sakit
*dirumah sakit
alice perlahan lahan sadar dan melihat wajah anna , ricca dan rani . lalu alice pun berusaha untuk melihat keadaan disekitar dan tak ada sesosok pangeran yang telah menyelamatkan nyawanya itu alice hanya terpaku bingung dan mencoba mengingat wajah sang pangeran tapi dia tak ingat , yang hanya alice ingin katakan kepada orang yang menyelamatkan dia adalah terima kasih tapi sepertinya itu semua tidak mungkin.
Ricca pun segera menelfon ayahnya alicia " halo om jack bisa kerumah sakit sebentar ,alice pingsan tadi disekolah lalu sekarang dirumah sakit " lalu ayah alicia menjawab " baiklah om akan segera kesana ,rumah sakit dekat RIS kan ? " , lalu ricca menjawab " iya om " , ayah ricca " terima kasih saya akan segera kesana".
sementara teman temannya sibuk mengobrol dan mengupas buah untuk alice , alice masih memikirkan siapa pangerannya itu lalu dia sempat berfikir dan bergumam dalam hati " apa mungkin itu max ? tapi itu tidak mungkin pada saat itukan max sedang rapat osis " lamunannya pun terbuyarkan dengan suara pintu yang terbanting
alice : siapa itu ?
ricca : itu ayah mu
ayah : alice kenapa kamu bisa seperti ini ? maaf kan ayah karna sudah melarangmu kemarin ,ayah hanya khawatir sama kamu lice
alice : aku tau yah, ini gara gara aku tadi tak sempat sarapan
ayah : ohh seperti itu lain kali sarapan ya
alice : iya yah
ayah : kalian lapar ? (menanyakan kepada ricca ,anna, rani )
ricca dan rani : iya om hehe
anna : huss kalian itu
ayah : om mau keluar dulu ya membeli makanan
namun tiba tiba alicia teringat tentang janjinya pada kurt, alice pun bergumam lagi didalam hati " bagaimana ini apakah kurt masih menungguku ? apa aku menyuruh ricca saja untuk menemuinya dan meminta maaf kepadanya karna aku tidak bisa datang hmmmm baiklah akan kusuruh ricca "
alice : ricca ke sini sebentar deh
ricca : iyap ?
alice : bisakah ku memohon sesuatu
ricca :bisa apa itu?
alice : aku punya seorang teman bernama kurt gordon dan aku memiliki janji padanya untuk bertemunya hari ini di taman tulip deket komplek, bisa kan kau menemuinya dan meminta maaf padanya kalau aku tidak bisa datang
ricca : baiklah alice, kamu tunggu ya aku hanya sebentar
alice : lama juga tak apa haha hanya bergurau
lalu ricca pun memenuhi permohonan alice dan ricca akan bertemu dengan kurt ,tapi sepertinya ricca sangat kebingungan dengan janji yang dibuat alice dan sepertinya ricca juga penasaran dengan kurt. Ricca pun berjalan menuju mobil dan mengendarainya sampai ke taman tulip. Setelah sampai ditaman tulip ricca kebingungan dengan wajah kurt
ricca " yang mana yang nama kurt disini banyak sekali orang , haduhh tadi aku harusnya bertanya pada alice aku telfon saja deh "
ditelfon
ricca : halo alice yang namanya kurt yang mana ?
alice : dia membawa biola dan dia memakan topi
ricca : ohh iyaa aku melihatnya, okedeh sampai jumpa
ricca melihat sesososk laki laki yang tampan dan gagah lalu dia menepuk pundaknya (dia menepuk pundaknya bukan mau di hipnotis tapi hanya untuk menegor )
ricca : hei apa kau kurt
kurt : iya aku kurt
lalu saat kurt menoleh ke arah ricca bukan main ricca sepertinya jatuh cinta pada kurt karna kurt sangat tampan
ricca : hmmm.. hmmm (ricca pun gugup)
kurt : iya ada yang bisa saya bantu ?
ricca : hmmm iii...iituu teee...teman saya alice dia tidak bisa datang menemuimu karna dia sedang sakit sekarang dia dirumah sakit dekat RIS
kurt : alice sakit ?(panik)
ricca pun heran melihat kurt panik
ricca : iya mau menjenguk ?(heran)
kurt : iya jika boleh
ricca : tentu saja boleh
lalu mereka berdua pergi menuju rumah sakit tempat dimana alice dirawat , namu tiba tiba.......
BERSAMBUNG...
penasaran ? tetep stay di intannabilaa.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar